<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24333">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN GURU MENGANALISIS DAN MEMANFAATKAN “VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA”</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMI HAYATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Matematika Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Rahmi Hayati (2015). Kemampuan Guru Menganalisis dan Memanfaatkan “Video&#13;
Pembelajaran dengan Pendekatan Matematika Realistik untuk Mengembangkan&#13;
Karakter Siswa”.&#13;
Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan karakter siswa.&#13;
Pendekatan realistik dapat diterapkan guru dalam mengembangkan karakter siswa.&#13;
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru&#13;
mengembangkan karakter siswa adalah melalui diskusi workshop guru. Video&#13;
pembelajaran berbasis karater dapat digunakan sebagai bahan diskusi guru dalam&#13;
workshop yang dilakukan dengan pendekatan realistik. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
(i)mengetahui kemampuan guru dalam menganalisis dan memanfaatkan video&#13;
pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik untuk mengembangkan&#13;
karakter siswa dan (ii) mendeskripsikan cara mengajar guru di kelas setelah&#13;
menonton video dibandingkan dengan guru model yang ada pada video.Penelitian ini&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang guru&#13;
sekolah Dasar Mitra P4MRI Universitas Syiah Kuala. Instrumen penelitian ini&#13;
berupa angket, pedoman wawancara, lembar observasi, catatan lapangan.&#13;
Kemampuan guru menganalisis video pembelajaran berada pada level bervariasi.&#13;
Untuk pertemuan pertama terdapat dua orang guru berada pada level 2 dan seorang&#13;
lainnya berada pada level 1 untuk indikator interaksi yang terjadi di kelas. Dua orang&#13;
guru berada pada level 3 dan seorang lainnya berada level 1 yaitu untuk indikator&#13;
tindak lanjut terhadap penilaian interaksi. Seorang guru berada pada level 2, dan dua&#13;
orang guru lainnya berada pada level 1 yaitu untuk indikator menghubungkan&#13;
interaksi dengan standar kompetensi guru profesional. Dua orang guru berada pada&#13;
level 2 dan seorang lainnya pada level 1 yaitu untuk indikator menghubungkan&#13;
aktivitas guru dengan pendekatan matematika realistik. sedangkan seorang guru&#13;
berada pada level 2 dan dua lainnya berada pada level 1 yaitu untuk indikator cara&#13;
guru mengembangkan karakter siswa. Untuk pertemuan kedua terdapat dua orang&#13;
guru berada pada level 2 untuk indikator interaksi yang terjadi di kelas. Dua orang&#13;
guru berada pada level 3 yaitu untuk indikator tindak lanjut terhadap penilaian&#13;
interaksi. Seorang guru berada pada level 1 dan seorang guru lainnya berada pada&#13;
level 2 yaitu untuk indikator menghubungkan interaksi dengan standar kompetensi&#13;
guru profesional. Dua orang guru berada pada level 2 yaitu untuk indikator&#13;
menghubungkan aktivitas guru dengan pendekatan matematika realistik. sedangkan&#13;
seorang guru berada pada level 2 dan seorang lainnya berada pada level 1 yaitu&#13;
untuk indikator cara guru mengembangkan karakter siswa.Adapun Perbandingan&#13;
cara mengajar guru dengan guru model pada video dapat disimpulkan bervariasi.&#13;
Guru pertama mengajar relatif sama dengan guru pada video. Guru kedua melakukan&#13;
sebagian kecil dari langkah pembelajaran seperti pada video, sedangkan guru lain&#13;
tidak melakukan langkah pembelajaran seperti pada video.&#13;
Kata kunci: Kemampuan guru, Video pembelajaran, Pendekatan matematika&#13;
realistik, Karakter siswa.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>371.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>24333</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-08-02 15:18:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-03-13 10:34:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>