ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DARI LUKA PASCA OPERASI PADA ANJING LOKAL (CANIS FAMILIARIS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DARI LUKA PASCA OPERASI PADA ANJING LOKAL (CANIS FAMILIARIS)


Pengarang

Amalia Fatma Zahra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1202101010104

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengisolasi, mengidentifikasi dan menguji sensitivitas antibiotik bakteri Staphylococcus aureus dari luka pasca operasi pada anjing lokal. Penelitian dilakukan di laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada bulan April sampai Mei 2016. Sampel berasal dari 10 ekor anjing lokal yang sedang dalam masa perawatan untuk penyembuhan yaitu 3 hari pasca operasi, sampel diambil menggunakan swab steril, swab pada luka dan tanam pada media Nutrient Broth (NB) inkubasi biakan bakteri pada suhu 37°C selama 24 jam kemudian pindahkan pada media Mannitol Salt Agar (MSA) inkubasi bakteri pada suhu 37°C selama 24 jam, selanjutnya identifikasi bakteri dengan pewarnaan Gram, uji katalase, uji gula–gula (manitol dan glukosa), uji Metil Red-Voges Proskauer (MR-VP) dan uji sensitivitas antibiotik. Hasil penelitian pada pewarnaan Gram menunjukkan 7 sampel positif dengan karakteristik bakteri berbentuk coccus bewarna ungu. Pada uji katalase 7 sampel menunjukkan hasil positif, pada uji gula–gula (manitol dan glukosa) menunjukkan 4 sampel positif, uji Metil Red-Voges Proskauer (MR-VP) menunjukkan 4 sampel positif pada MR dan negatif pada VP. Dapat disimpulkan bahwa 4 isolat dari 10 sampel luka pasca operasi pada anjing lokal ditemukan bakteri Staphylococcus aureus. Uji sensitivitas antibitotik menunjukkan sensitif terhadap Tetrasiklin (50%) serta Streptomisin dan Gentamisin (100%). Kemudian resisten terhadap Tetrasiklin (50%) dan Ampisilin (100%).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK