Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN KOREOGRAFI TARI PIASAN MEULAOT DI SANGGAR RAMPOE KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Puspa Hildayani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1106102030054
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
792.82
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : koreografi, tari piasan meulaot
Penelitian ini berjudul “Kajian Koreografi Tari Piasan Meulaot Di Sanggar Rampoe Kota Banda Aceh”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana koreografi tari piasan meulaot di sanggar Rampoe. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan koreografi tari piasan meulaot di sanggar rampoe kota banda aceh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara mendalam tentang proses penggarapan tari piasan meulaot di sanggar rampoe kota banda aceh. Subjek penelitian ini adalah koreografer sanggar Rampoe, ketua sanggar Rampoe, penari dan pemusik sanggar Rampoe. Objek dalam penelitian ini adalah tari piasan meulaot. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan koreografi tari piasan meulaot termasuk ke dalam tari kreasi baru yang berpola tradisi. Dalam proses koreografi tari piasan meulaot, tarian ini memerlukan langkah-langkah yaitu dengan cara mengeksplorasi gerak, komposisi tari dan mengevaluasi gerak sehingga tercipta tari piasan meulaot di sanggar Rampoe. Tari piasan meulaot diciptakan pada tahun 2006 oleh Yusri Sulaiman, yang menceritakan aktivitas masyarakat aceh yang pergi ke laut untuk mencari nafkah sebagi nelayan. Tari ini memiliki 68 ragam gerak, 24 pola lantai dan 12 orang penari diantranya 8 penari putri dan 4 penari putra. Tata rias yang digunakan pada tari piasan meulaot adalah tata rias cantik. Tata busana yang digunakan pada tari piasan meulaot adalah busana tradisional Aceh seperti celana hitam, baju Aceh lengan panjang dan songket. Perlengkapan atas kepala yang digunakan adalah sanggul, harnal, jelbab, kain tile, bunga dan aksesoris yang digunakan adalah bross dan anting. Properti yang digunakan terdiri dari tali sumbu, bubee, kayu, keranjang dan caping. Alat musik yang digunakan adalah serune kalee, rapa’i, geuderang, jimbe dan menggunakan syair dibeberapa gerakan tertentu.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS BENTUK GERAK TARI PIASAN MEULAOT DI SANGGAR RAMPOE KOTA BANDA ACEH (ZAKYA DARA MULKI, 2024)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI RAMPOE DI SANGGAR PUTROE PHANG USK (Iqlima Raudhatun, 2025)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI CANGKLAK DI SANGGAR RAMPOE KOTA BANDA ACEH (Aida Humaira, 2017)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI NYAK CUT DI SANGGAR BANDA BEUTARI KOTA LANGSA (ALFIYA RAHMI, 2021)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI BURQA AL-ZAFN DI SANGGAR BUDAYA ACEH NUSANTARA (BUANA) BANDA ACEH DI SANGGAR BUDAYA ACEH NUSANTARA (BUANA) BANDA ACEH (Rika Agustina, 2015)