SIMULASI PERHITUNGAN DOSIS BAGI PENGGUNA PESAWAT TERBANG YANG TERPAPAR RADIASI KOSMIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

SIMULASI PERHITUNGAN DOSIS BAGI PENGGUNA PESAWAT TERBANG YANG TERPAPAR RADIASI KOSMIK


Pengarang

Layna Miska - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1208102010028

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Simulasi terhadap dosis efektif radiasi kosmik yang diterima pengguna pesawat terbang telah dilakukan. Simulasi ini dilakukan menggunakan data energi partikel kosmik yang ada pada beberapa titik ketinggian di atas permukan laut. Selanjutnya dilakukan interpolasi untuk mendapatkan data energi partikel kosmik pada semua titik ketinggian mulai 0 sampai 16 km dengan kenaikan 0,1 km. Hasil interpolasi ini kemudian digunakan untuk menghitung dosis efektif radiasi kosmik. Untuk mengetahui besarnya radiasi kosmik yang diterima pengguna pesawat terbang, maka ditinjau pula pengaruh material badan pesawat terhadap penurunan intensitas radiasi kosmik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada penurunan yang signifikan antara dosis efektif radiasi kosmik sebelum dan sesudah melewati badan pesawat. Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan terhadap pilot yang melakukan perjalanan sebanyak 160 kali/ tahun dengan ketinggian penerbangan 11,89 km di atas permukaan laut , diperoleh bahwa dosis efektif radiasi kosmik yang diterima oleh pilot tersebut telah melebihi batas aman dosis 1 mSv yang direkomendasikan ICRP untuk masyarakat umum, meskipun probabilitas kejadian kanker fatal tergolong kecil, namun kemungkinan terjadinya efek stokastik tersebut tetap ada. Perhitungan dosis radiasi kosmik ini menghasilkan nilai deviasi di bawah 40% pada ketinggian 9 sampai 16 km dibandingkan beberapa penelitian lain, dengan selisih nilai dosis efektif sebesar 0,25 sampai 0,45 µSv. Sedangkan pada ketinggian di bawah 9 km, faktor koreksi perlu dilakukan dikarenakan nilai deviasi masih cukup tinggi.
Kata kunci: radiasi kosmik, dosis efektif, perjalanan udara

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK