<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24231">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN TINGKAT KEBUTUHAN DAN PEMENUHAN AIR DOMESTIK DI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jumlah penduduk di Kabupaten Pidie selalu mengalami pertumbuhan setiap tahunnya yang menyebabkan peningkatan kebutuhan air, khususnya kebutuhan air domestik. Mengingat pentingnya keseimbangan antara jumlah penduduk dan kebutuhan air di masa mendatang, Peneliti bermaksud menganalisis tentang kebutuhan dan pemenuhan air domestik di Kabupaten Pidie dengan menggunakan persamaan (Qairdomestik = Pt . Un)  dan proyeksi dengan metode aritmatika dan geometri yang kemudian dipetakan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Dengan asumsi kebutuhan air domestik  144 liter  (Survey Direktorat Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta Karya, 2006) menunjukkan bahwa Kecamatan yang memiliki jumlah penduduk tertinggi juga menjadi daerah dengan tingkat kebutuhan air domestik yang paling tinggi, yaitu kecamatan Pidie dengan jumlah penduduk 50,971 jiwa dan tingkat kebutuhan air domestik sebesar 7,339,824 liter. Sedangkan untuk Kecamatan dengan jumlah penduduk paling rendah juga menjadi Kecamatan dengan tingkat kebutuhan air domestik paling rendah, yaitu Kecamatan Titeu dengan jumlah penduduk 4,767  jiwa dengan tingkat kebutuhan air domestik sebesar 686,448  liter. Pemenuhan kebutuhan air domestik di Kabupaten Pidie masih tergantung pada sarana non perpipaan sebesar 84% dan sarana perpipaan hanya mampu melayani 10% sedangkan 6%  lagi tidak terlayani.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>24231</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-27 17:36:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-28 15:10:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>