SIKAP DAN PERILAKU PETERNAK SAPI ACEH DALAM UPAYA PENGENDALIAN BRUCELLOSIS DI LEMBAH SEULAWAH ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

SIKAP DAN PERILAKU PETERNAK SAPI ACEH DALAM UPAYA PENGENDALIAN BRUCELLOSIS DI LEMBAH SEULAWAH ACEH BESAR


Pengarang

AFNAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200120030

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian sikap dan perilaku peternak sapi aceh dalam upaya pengendalian brucellosis di Lembah Seulawah Aceh Besar ini dilakukan selama tiga bulan dimulai pada bulan November 2015 hingga Januari 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku dan sikap peternak sapi terhadap pengendalian penyakit brusellosis, menyusun strategi pencegahan penyakit brucellosis dan untuk mengetahui apakah kawasan lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar merupakan lokasi usaha peternakan yang prospek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey. Penentuan sampel peternak secara purposive random sampling dan pengambilan data menggunakan teknik wawancara serta kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, dan analisis SWOT untuk menformulasikan strategi dalam upaya pengendalian brucellosis di Lembah Seulawah, Aceh Besar. Berdasarkan penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa sikap peternak di kawasan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar terhadap upaya pengendalian penyakit brusellosis masih pada kategori cukup, perilaku peternak dan cara pemeliharaan masih sangat rendah. Strategi pengendalian penyakit brusellosis di Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar adalah; menerapkan sistem kandang dalam pemeliharaan sapi aceh, rekam jejak (traceability) dan menjamin kualitas hasil ternak, mengembangkan rantai penyaluran dan pusat informasi pasar ternak guna mendongkrak penjualan, pembuatan regulasi pengembalaan guna menghindari konflik antara petani dan peternak, pembuatan bendungan air guna mengantisipasi musim kemarau serta pendampingan dan penyuluhan secara kontinue kepada kelompok peternak guna mengantisipasi pengendalian penyakit brusellosis. Usaha peternakan di kawasan Lembah Seulawah sangat prospek dikembangkan, namun diperlukan perhatian Pemerintah Daerah dalam pengembangan dan pemasaran.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK