<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24113">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) JALAN DI KOTA LANGSA DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PURNAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan  ekonomi  suatu  wilayah  sangat  ditentukan  oleh  kondisi  jaringan jalan.  Peningkatan  jaringan  jalan  di  Kota  Langsa  dimaksudkan  untuk meningkatkan  aksesibilitas  suatu  kawasan  sehingga  mampu  berkembang  sesuai arahan  yang  direncanakan.  Kota  Langsa  memiliki  satu  pusat  kegiatan  yang terletak di Kecamatan Langsa Kota dan 4 (empat) pusat produksi yang terletak di Kecamatan  Langsa  Timur,  Kecamatan  Langsa  Lama,  Kecamatan  Langsa  Baro dan  Kecamatan  Langsa  Barat.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  membangun  suatu aplikasi  yang  dapat  memberikan  kemudahan  informasi  berupa  inventarisasi  data pemenuhan  Standar  Pelayanan  Minimal  (SPM)  Kementerian  PU  Tahun  2014  di Kota Langsa untuk indikator konektivitas dan kondisi jalan dengan menggunakan aplikasi  program  Sistem  Informasi  Geografis  (SIG).  SPM  Konektivitas  diukur dengan  cara  mengidentifikasikan  lokasi  pusat  kegiatan  dan  pusat-pusat  produksi sehingga panjang jalan yang menghubungkan kedua pusat kegiatan tersebut dapat dihitung.  SPM  Kondisi  Jalan  diukur  dengan  cara  survei  kondisi  jalan  dan  survei kerataan  permukaan  jalan  yang  dilakukan  secara  manual.  Survei  kondisi  jalan dilakukan  dengan  mengamati  jenis-jenis  dan  jumlah  kerusakan  permukaan  jalan akan menghasilkan nilai Survey Distress Index (SDI). Survei Kerataan Permukaan Jalan  menghasilkan  Nilai  Road  Condition  Index  (RCI)  yang  digunakan  untuk menghitung  nilai  International  Roughness  Index  (IRI).    Nilai  IRI  dan  Nilai  SDI digunakan  untuk  menentukan  kondisi  jalan  (kondisi  baik  atau  kondisi  sedang). Hasil penelitian diperoleh Persentase Tingkat Capaian SPM Kondisi Jalan adalah 166%  untuk  Kecamatan  Langsa  Timur,  Langsa  Baro  dan  Langsa  Lama,  dan Kecamatan  Langsa  Lama  148%.    Persentase  Tingkat  Capaian  SPM  Konektivitas untuk  Kecamatan  Langsa  Timur  adalah  83%,  Kecamatan  Langsa  Lama  33%, Kecamatan  Langsa  Baro  41%  dan  Kecamatan  Langsa  Barat  adalah  100%. Manfaat dari penelitian ini adalah visualisasi data hasil kajian SPM Kementerian PU  di  Kota  Langsa  dengan  menggunakan  Aplikasi  SIG  dapat  membantu menentukan  pemilihan  jenis  penanganan  sesuai  kondisi  jalan  pada  ruas  jalan penghubung pusat kegiatan dan pusat produksi di Kota Langsa.  Kata Kunci: SPM Konektivitas, SPM Kondisi Jalan, SIG</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>24113</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-22 09:49:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-22 11:51:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>