<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24082">
 <titleInfo>
  <title>STUDI IMUNOHISTOKIMIA DISTRIBUSI SEL-SEL IMUNOREAKTIF FOLLICLE STIMULATING HORMONE (IR-FSH) PADA KELENJAR HIPOFISA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Patrick Flaggellata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi distribusi sel–sel ir-FSH pada kelenjar hipofisa tikus putih (Rattus norvegicus) pada berbagai tingkatan umur  secara imunohistokimia (IHK). Sampel hipofisa dari delapan ekor  tikus putih betina umur 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan &gt;12 bulan digunakan pada penelitian ini. Sampel hipofisa diproses secara histologis dan diwarnai dengan pewarnaan IHK untuk mendeteksi perkembangan sel-sel imunoreaktif follicle stimulating hormone (ir-FSH). Hasil penelitian menunjukkan sebaran sel-sel   ir-FSH terdapat pada adenohipofisa, yaitu di pars distalis (PD) dan pars tuberalis (PT), dengan jumlah dan intensitas hasil pewarnaan yang berbeda. Sel-sel ir-FSH tikus umur 2 bulan ditemukan dalam jumlah banyak (+++) pada PT dan sedikit (+) pada PD.  Pada tikus umur 4 bulan, jumlah sel tersebut ditemukan sedikit (+) pada PT dan banyak (+++) pada PD. Selanjutnya, pada tikus umur 6 bulan jumlah  sel ir-FSH terdeteksi banyak (+++) pada PT dan PD, namun berkurang (++) pada PD dan tidak ada (–) pada PT tikus umur &gt;12 bulan. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa, perkembangan dan sebaran sel-sel ir-FSH ditemukan pada pars tuberalis dan pars distalis adenohipofisa dari kelenjar hipofisa tikus umur 2  sampai &gt;12 bulan dengan jumlah dan pola sebaran yang berbeda.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>24082</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-21 10:59:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-21 11:28:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>