<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="24079">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI MASKER RAMBUT ANTIKETOMBE EKSTRAK ETANOL SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L.) DENGAN KITOSAN SEBAGAI EMULGATOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saika Juana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Formulasi masker rambut antiketombe ekstrak etanol seledri (Apium graveolens L.) dengan kitosan sebagai emulgator telah dilakukan yang bertujuan untuk menentukan stabilitas sediaan masker rambut yang meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH dan viskositas. Ekstrak etanol seledri diperoleh menggunakan metode maserasi dan dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Hasil karakterisasi menunjukkan ekstrak etanol seledri mengandung kadar air 22,8±1,429%, kadar sari larut air 82,8±2,339%, kadar sari larut etanol 56,5±1,601% dan kadar abu 32,1±0,085%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol seledri mengandung flavonoid, tanin, saponin dan steroid. Sediaan masker rambut diformulasikan menggunakan ekstrak etanol seledri 1% sebagai bahan aktif. Emulgator yang digunakan dalam penelitian ini adalah kitosan yang divariasikan konsentrasinya, 0,5% (F1) dan 1% (F2). Sediaan masker rambut dibuat dengan metode penggerusan dan menghasilkan sediaan dengan tampilan fisik berwarna krem, berbentuk semi padat dan berbau khas lemon. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kitosan pada sediaan masker rambut mempengaruhi nilai daya sebar, pH dan viskositas. Penentuan stabilitas sediaan masker rambut menggunakan metode cycling test (stabilitas dipercepat) dan penyimpanan pada suhu kamar selama 12 hari. Hasil cycling test menunjukkan sediaan masker rambut mengalami pemisahan fase (cracking) pada siklus 1 sehingga menyebabkan sediaan mengalami perubahan bentuk, warna, bau dan viskositas. Sediaan yang disimpan pada suhu kamar selama 12 hari menyebabkan sediaan mengalami perubahan homogenitas. Nilai daya sebar dan pH sediaan masker rambut F1 dan F2 stabil pada penyimpanan suhu kamar selama 12 hari.&#13;
kata kunci: ekstrak etanol seledri, masker rambut, kitosan, uji stabilitas &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>24079</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-21 09:49:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-11-17 15:31:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>