TINJAUAN KELAYAKAN EKONOMI FLYOVER SIMPANG SURABAYA - KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

TINJAUAN KELAYAKAN EKONOMI FLYOVER SIMPANG SURABAYA - KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Ruslan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200060025

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Simpang Surabaya adalah sebuah simpang empat yang berada di pusat kota Banda Aceh merupakan persilangan dua koridor jalan utama yaitu koridor I (Jl. T. Hasan Dek – Jl. Mr. Muhammad Hasan) dengan koridor II (Jl. Tgk. Imum Lueng Bata - Jl. Tgk. Chik Ditiro). Persimpangan ini merupakan salah satu persimpangan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup besar. Buruknya kondisi tersebut ditandai dengan nilai kinerja simpang pada keadaan eksisting berada pada tingkat F (pelayanan sangat buruk). Atas dasar ini maka pemerintah kota Banda Aceh saat ini sedang membangun flyover di Simpang Surabaya pada koridor II sepanjang 900 meter. Penelitian ini merupakan tinjauan kembali dari sebuah studi kelayakan yang pernah dilakukan oleh Bina Marga terhadap pembangunan flyover. Namun dianggap perlu dikaji ulang dengan metode yang berbeda, data sekunder dan primer pada kondisi yang berbeda. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan nilai Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dengan menggunakan model persamaan yang pernah dibuat oleh Pacific Consultant International dan perhitungan nilai waktu menggunakan metode produktifitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar penghematan biaya waktu dan biaya operasional kendaraan setelah pembangunan flyover dan sejauh mana kelayakan ekonomi berdasarkan BCR, NPV, IRR. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi terhadap pembangunan flyover pada tahun ke- 25 (tahun 2040) sudah memenuhi standar kelayakan ekonomi dengan discount rate 15% didapat nilai BCR=1,23, NPV=Rp 41.031.699.871 dan pada discount rate 18% didapat nilai BCR=0,96, NPV=Rp -6.502.646.207 sementara nilai IRR diperoleh pada discount rate 17,5%. Sedangkan besaran penghematan BOK jika melewati flyover sebesar Rp 1.883/kendaraan untuk mobil penumpang, Rp 6.041/kendaraan untuk bus dan Rp 5.158/kendaraan untuk truk. Penghematan nilai waktu jika melewati flyover sebesar Rp 3.998/kendaraan untuk mobil penumpang, Rp 39.675/kendaraan untuk bus dan Rp 4.134/kendaraan untuk truk.


Kata Kunci : BOK, nilai waktu, flyover, kelayakan ekonomi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK