Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK AIR DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM)TERHADAP ISOLAT ESCHERICHIA COLI DARI URIN PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH
Pengarang
Cut Fazriany - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1307101030162
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Escherichia coli merupakan penyebab tersering pada infeksi saluran kemih (ISK). Infeksi saluran kemih yang disertai gejala biasanya diterapi dengan pemberian antibiotika, namun beberapa golongan antibiotik dari golongan ?-laktam, fosfomisin dan kuinolon telah resisten terhadap bakteri E. coli. Penggunaan tanaman obat saat ini sangat diminati masyarakat karena manfaatnya. Sirih merah (Piper crocatum) merupakan salah satu tanaman yang memiliki khasiat dalam mengobati berbagai penyakit. Sirih merah diketahui mengandung beberapa senyawa seperti, flavonoid, alkaloid, tanin, euganol, minyak atsiri dan lain-lain yang diduga memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak air daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap bakteri E. coli yang diisolasi dari urin penderita ISK. Jenis penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat dua kelompok percobaan yaitu, empat perlakuan dan dua kontrol. Empat perlakuan terdiri dari P1, P2, P3, dan P4 yaitu dengan konsentrasi ekstrak 25%, 50%, 75% dan 100%. Kontrol terdiri dari pelarut aquades sebagai kontrol negatif (P0) dan antibiotik kloramfenikol sebagai kontrol positif (P5). Metode uji dilakukan secara Kirby Bauer dengan menggunakan cakram Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air daun sirih merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli yang diisolasi dari urin penderita ISK. Dari empat kali pengulangan, ekstrak sirih merah menunjukkan aktivitas antibakteri yang relatif stabil. Ekstrak air daun sirih merah memiliki aktivitas antibakteri yang lebih besar pada konsentrasi yang lebih tinggi, namun aktivitas antibakteri ekstrak tidak lebih besar daripada antibiotik kloramfenikol.
Kata kunci: infeksi saluran kemih, Escherichia coli
Tidak Tersedia Deskripsi
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) TERHADAP PERTUMBUHAN METHICILLIN- RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (Desi Maharani Alga, 2015)
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI ESKTRAK N-HEKSANA, ETIL ASETAT, DAN ETANOL DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO (MUHAMMAD HANIF, 2022)
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM RUIZ & PAV) TERHADAP RNPSEUDOMONAS AERUGINOSA SECARA IN VITRO (Jaka Sarpendi Tarigan, 2022)
PENGARUH EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (aulia iski, 2016)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIHRNMERAH (PIPER CROCATUM L. VAR RUBRUM) TERHADAPRNPERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SECARARNIN VITRO (Tatty Purnamawati, 2014)