HUBUNGAN ANTARA HEALTH LOCUS OF CONTROL DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN ANTARA HEALTH LOCUS OF CONTROL DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

Auliya Yuliyandri Ansari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101130013

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gagal ginjal kronis ( GGK) merupakan penurunan struktur maupun fungsi ginjal dalam tubuh secara menetap hingga keadaan ginjal tidak mampu menopang kehidupan tanpa adanya pengobatan. Salah satu pengobatan bagi penderita GGK yaitu terapi hemodialisis. Setiap penderita GGK yang menjalani terapi hemodialisis dituntut memiliki kepatuhan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara health locus of control dengan kepatuhan pengobatan pada penderita GGK yang menjalani terapi hemodialisis di RSUDZA Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Health Locus of Control Scale, God Locus of Health Control Scale, dan Angket Kepatuhan Pengobatan. Sampel penelitian yaitu 66 subjek (44 laki-laki dan 22 perempuan) dengan rentang usia 40–60 tahun, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini terdapat 12 subjek borientasi internal health locus of control; 19 subjek berorientasi powerfull others health locus of control; 17 subjek berorientasi chance health locus of control; dan 18 subjek berorientasi God locus of health control. Hasil uji analisis menunjukkan bahwa internal health locus of control dengan kepatuhan pengobatan memiliki nilai signifikansi (?)=0,85; powerfull others health locus of control dengan kepatuhan pengobatan dengan nilai signifikansi (?)=0,51; chance health locus of control dengan kepatuhan pengobatan memiliki nilai signifikansi (?)=0,51; dan God locus of health control dengan kepatuhan pengobatan memiliki nilai signifikansi (?)=0,89, dimana ?>0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dimensi health locus of control dengan kepatuhan pengobatan pada penderita GGK yang menjalani terapi hemodialisis di RSUDZA Banda Aceh.



Kata kunci: Health Locus of Control, Kepatuhan Pengobatan, Penderita Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisis

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK