<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23999">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN STATUS GIZI ANAK USIA PRASEKOLAH (3-5 TAHUN) DI DESA PANGO RAYA KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WILDIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anak usia prasekolah adalah anak dengan rentang usia 3-6 tahun. Masa ini disebut juga dengan masa emas atau golden age, dimana pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan anak akan mencapai 80% dan berkembang 20% saja ketika dewasa. Berdasarkan data dari Kemenkes RI tahun 2010 prevalensi status gizi anak balita mencapai 4,2% gizi lebih dan 71,1% gizi buruk. Status gizi anak menunjukkan perubahan proses tumbuh kembang anak.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi anak usia prasekolah (3-5 tahun) yang mengikuti dan tidak mengikuti PAUD di Desa Pango Raya Kecamatan Ulee Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan desain penelitian cross secctional study. Jumlah populasi penelitian ini 127 anak, pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan teknik Quota Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden dengan pembagian 28 responden mengikuti PAUD dan 28 responden tidak mengikuti PAUD. Teknik pengumpulan data dengan cara pengukuran berat badan dengan alat pengumpulan data  menggunakan timbangan injak, lembar pengukuran yang dilakukan pada tanggal 03 Juni sampai 04 Juni 2016. Metode analisis data dengan menggunakan univariat dan bivariat. Dimana analisa univariat dari hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mengikuti PAUD dengan status gizi berada pada kategori gizi baik (89.3%), sedangkan anak yang tidak mengikuti PAUD (71.4%). Berdasarkan anilisis bivariat didapatkan hasil bahwa p-value=0,096 &gt; ?=0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna status gizi anak usia prasekolah (3-5 tahun) yang mengikuti dan tidak mengikuti PAUD di Desa Pango Raya Kecamatan Ulee Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Diharapkan bagi orang tua anak agar dapat lebih memperhatikan status gizi anak dengan mencukupi kualitas dan kuantitas pangan dan menstimulasi anak mencapai status gizi baik dengan aktifitas fisik yang memadai.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23999</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-18 14:32:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-18 14:54:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>