<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23973">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PRODUKSI, HARGA GABAH DAN IMPOR BERAS TERHADAP HARGA BERAS LOKAL DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAYSARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENGARUH PRODUKSI, HARGA GABAH DAN IMPOR BERAS&#13;
TERHADAP HARGA BERAS LOKAL DI PROVINSI ACEH&#13;
&#13;
&#13;
Maysarah/AgribisnisUniversitasSyiah Kuala&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Aceh merupakan salah satu provinsi sentra produksi padi yang ditargetkan akan mampu melakukan swasembada beras dan menjadi lumbung pangan nasional, Produksi beras di Aceh semakin meningkat setiap tahunnya, bukan berarti ketersediaan beras di Aceh telah mencukupi karena tiap tahun jumlah penduduk Aceh meningkat sehingga jumlah peningkatan produksi beras dilakukan untuk mengimbangi tingginya jumlah penduduk yang mengkonsumsi beras. Pada kenyataannya, stok beras yang ada masih kurang mencukupi kebutuhan masyarakat di Aceh, sehingga hal tersebut mempengaruhi volume impor beras meningkat dan apabila produksi beras masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat maka volume impor beras dapat menurun dimana impor beras tersebut digunakan untuk cadangan beras.Penelitianinidilakukanuntukmengetahuiberapabesarpengaruhproduksigabah, hargagabahdanimporberasterhadaphargaberaslokal di provinsi Aceh.Pengumpulan data penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder time series dan tahun 1990-2014 yang bersumber dan Bulog dan BPS.Sedangkan untuk metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda.Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel harga gabah berpengaruh nyata terhadap harga beras lokal di Aceh sedangkan produksi gabah, dan impor beras tidak berpengaruh nyata terhadap harga beras lokal di Provinsi Aceh.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Harga Beras, Produksi Gabah, Harga Gabah, Impor Beras&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURE- ECONOMIC ASPECTS</topic>
 </subject>
 <classification>338.521&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23973</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-18 10:28:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-11-08 10:50:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>