PERBEDAAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA WANITA MENOPAUSE YANG BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBEDAAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA WANITA MENOPAUSE YANG BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA DI BANDA ACEH


Pengarang

Meira Rizki - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101130008

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Berbagai masalah yang dihadapi oleh wanita menopause tidak terlepas dari gangguan fisik maupun psikologis diantaranya susah tidur, rambut beruban dan mudah rontok, kulit menjadi kering, cemas, sedih, gelisah, kesepian dan mudah tersinggung. Kondisi tersebut secara langsung akan memengaruhi kualitas hidup dan berdampak pada keadaan psychological well-being wanita menopause baik yang bekerja maupun wanita menopause yang tidak bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan psychological well-being pada wanita menopause yang bekerja dan tidak bekerja di Banda Aceh.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik kuota sampling. Sampel penelitian berjumlah 96 wanita menopause (48 wanita menopause yang bekerja dan 48 wanita menopause yang tidak bekerja) yang berada pada dewasa madya dengan rata-rata berada pada usia 45 tahun. Alat ukur yang dipakai menggunakan Skala Ryff’s Psychological Well-being Scale yang telah diadaptasikan oleh peneliti dengan nilai koefisien reliabilitas uji coba (?=0,91). Uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test, dengan nilai (t)=6,579, taraf signifikansi ?=0,000 (?>0,05). Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada psychological well-being wanita menopause yang bekerja dan tidak bekerja di Banda Aceh, maka dapat disimpulkan bahwa wanita menopause yang bekerja memiliki psychological well-being lebih tinggi daripada wanita menopause yang tidak bekerja.

Kata kunci : Psychological well-being, Wanita menopause, Bekerja dan tidak bekerja.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK