INTERAKSI MASYARAKAT PENDATANG DENGAN MASYARAKAT LOKAL (SUATU STUDI DI KECAMATAN BANDAR, BENER MERIAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

INTERAKSI MASYARAKAT PENDATANG DENGAN MASYARAKAT LOKAL (SUATU STUDI DI KECAMATAN BANDAR, BENER MERIAH)


Pengarang

Damaiyanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0910101020012

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Migrasi atau perpindahan penduduk dapat menyebabkan bertemunya beberapa kelompok yang berbeda dari segi etnis, ras, budaya, maupun agama, sebagaimana yang terlihat di Kecamatan Bandar terdiri dari berbagai macam etnis (suku) dengan latar belakang yang berbeda. Perpindahan penduduk dari daerah asal menuju daerah lain dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan terjadinya interaksi antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal. Adapun yang menjadi rumusan dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana bentuk interaksi masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal? (2) Bagaimana interaksi masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal dilihat dari segi pendidikan, budaya, bahasa, lapangan pekerjaan, dan agama? (3) Bagaimana konsep interaksi perkawinan campur (amalgamasi) masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal di Bener Meriah?. Untuk menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan juga menggunakan kajian pustaka dan lapangan, kajian pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data-data melalui buku-buku untuk menghasilkan data sekunder sedangkan kajian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan untuk menghasilkan data primer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal di Kecamatan Bandar, sudah berjalan dengan baik dan tidak terjadi konflik di dalamnya. Sedangkan faktor yang menguatkan hubungan di antaranya adalah faktor keagamaan, faktor ekonomi dan faktor tradisi kebudayaan. Berdasarkan hasil penelitian menemukan bahwa dengan adanya interaksi masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal maka terjadi hubungan yang harmonis pada Kecamatan Bandar. Begitu juga kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar, karena kedua belah pihak masyarakat mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan. Sedangkan saran dari penulis yaitu bahwa kedua etnis tersebut saling menjaga perasaan dalam kehidupan sehari-hari begitu juga jangan salah menyalah orang lain.

Kata Kunci: Interaksi, Masyarakat Pendatang, Masyarakat Lokal

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK