Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PENDAPATAN PETANI SETELAH MELAKUKAN KONVERSI LAHAN SAWAH MENJADI KEBUN KELAPA SAWIT DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI TERHADAP MASYARAKAT DI KECAMATAN TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
MUHAMMAD AZNANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0905102020008
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.13
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ANALISIS PENDAPATAN PETANI SETELAH MELAKUKAN KONVERSI LAHAN SAWAH MENJADI KEBUN KELAPA SAWIT DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI TERHADAP MASYARAKAT DI KECAMATAN TANAH LUAS KABUPATEN ACEH UTARA
Muhammmad Aznani/Agribisnis /Universitas Syiah Kuala
ABSTRAK
Jumlah luas lahan sawit Kabupaten Aceh Utara mengalami peningkatan yakni seluas 16.089 ha dengan total produksi sebanyak lebih dari 166 ribu ton. Salah satu faktor penyebab meningkatnya laju pertumbuhan luas lahan sawit adalah akibat dari alih fungsi lahan dari lahan sawah menjadi lahan sawit. Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, bermata pencaharian sebagai petani tanaman padi. Namun beberapa tahun terakhir para petani padi mulai melakukan konversi lahan sawah menjadi kebun kelapa sawit. Para petani beralasan bahwa berusahatani padi memiliki resiko kerugian yang lebih besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk kenaikan pendapatan petani dan dampak sosial ekonomi masyarakat setelah konversi lahan sawah menjadi kebun kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan Di Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara dengan menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis dengan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penunjukan bahwa Rata-rata pendapatan usahatani padi sawah sebesar Rp. 12.475.826 per tahun dalam 2 musim tanam dan rata-rata pendapatan usahatani kelapa sawit sebesar Rp. 40.676.822 per tahun pada usia tanaman menghasilkan tahun ke-4. Berdasarkan analisis kenaikan pendapatan antara padi sawah dan kelapa sawit maka didapat persentase kenaikan pendapatan sebesar 47,5% yaitu Rp.13.105.246 akan tetapi kenaikan pendapatan yang diperoleh setiap petani berbeda-beda. Dampak sosial ekonomi adalah bertambahnya pendapatan petani dan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat. Hal tersebut menyebabkan bertambahnya tingkat kesejahteraan petani dan masyarakat di kecamatan Tanah Luas.
Kata Kunci : Konversi, Pendapatan, Dampak Sosial Ekonomi.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONVERSI LAHAN TANAMAN KAKAO MENJADI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA (MARZUKI YUSRIADI, 2015)
ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH KE PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN TRUMON KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2005-2014 (Rifchi Anggari, 2017)
PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PETANI PEREMPUAN DI KABUPATEN ACEH BESAR (Desi Ade Trya, 2017)
DAMPAK PERALIHAN LAHAN PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI (STUDI TERHADAP PERALIHAN LAHAN SAWAH MENJADI LAHAN SAWIT DI GAMPONG PAYA LABA. KECAMATAN. KLUET TIMUR, KABUPATEN, ACEH SELATAN. ACEH. INDONESIA) (Heri Saputra, 2017)
KAJIAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONVERSI LAHAN SAWAH MENJADI LAHAN NON PERTANIAN DI KABUPATEN ACEH BESAR (Ida Nursanti, 2025)