<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23807">
 <titleInfo>
  <title>INTERPRETASI DATA ANOMALI MEDAN MAGNETIK TOTAL PADA LAPANGAN PANAS BUMI BURNI GEUREUDONG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taufiq Arifan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan survei magnetik di lapangan panas Bumi Burni Geureudong pada 24 titik pengukuran di suatu lintasan dengan panjang 27 km. Pengukuran medan magnetik total dilakukan dengan menggunakan Proton Precision Magnetometer (PPM). Untuk mendapatkan anomali medan magnetik total data terukur telah dilakukan koreksi variasi harian dan koreksi International Geomagnetic Reference Field (IGRF). Perhitungan kontinuasi ke atas anomali medan magnetik total dapat memisahkan anomali yang berasal dari struktur regional. Untuk memperjelas keberadaan anomali tersebut, data anomali magnetik total juga direduksi ke kutub. Hasil interpretasi model bawah permukaan menunjukkan adanya enam dugaan patahan di sepanjang lokasi penelitian. Beberapa patahan-patahan hasil interpretasi model tersebut memiliki jarak yang berdekatan dengan manifestasi-manifestasi di permukaan, yaitu sekitar 1 sampai 2,5 km. Hal tersebut memperkuat dugaan bahwa patahan-patahan tersebut berkaitan dengan salah satu fitur sistem panas bumi Burni Geureudong. yaitu sebagai jalur-jalur aliran hidrotermal dari sistem panas bumi Burni Geureudong.&#13;
&#13;
Kata kunci: metode magnetik, medan magnetik total, patahan</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23807</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-14 09:15:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-14 09:43:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>