Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS RASIO-RASIO KEUANGAN DAERAH KABUPATEN/KOTA DI ACEH
Pengarang
Marissa Andiani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1101103010083
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan daerah dan kondisi kesehatan keuangan daerah kabupaten/kota di Aceh selama tahun 2011-2014. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis rasio terhadap APBD yang telah dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan, publikasi PDRB, dan jumlah penduduk yang diperoleh dari Dinas Keuangan Aceh dan Badan Pusat Statistik. Selanjutnya data akan dianalisis dengan menggunakan 14 rasio, yaitu 4 rasio untuk kinerja keuangan daerah, 9 rasio untuk kondisi kesehatan keuangan daerah, dan 1 rasio untuk melihat trend kemandirian dan efektivitas keuangan daerah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian kabupaten/kota di Aceh selama tahun penelitian masih sangat rendah tetapi mengalami peningkatan setiap tahunnya. Rasio efektivitas selama tahun 2011-2013 secara rata-rata belum efektif kecuali pada tahun 2014 yang sudah efektif hingga lebih dari 85%. Pada rasio aktivitas, kabupaten/kota di Aceh masih memprioritaskan dananya pada belanja operasional, yakni hingga lebih dari 70% dan sisanya dialokasikan untuk penggunaan belanja modal. Rasio pertumbuhan menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun yang ditandai dengan pertumbuhan yang positif. Hanya pada tahun 2012 yang terdapat pertumbuhan negatif. Kinerja keuangan pemerintah daerah kabupaten/kota di Aceh selama tahun 2011-2014 secara umum kurang baik dimana kemandirian keuangan dan aktivitas belanja masih perlu mendapat perhatian.
Tingkat kesehatan keuangan daerah kabupaten/kota di Aceh mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Perhitungan rasio ini dilakukan dengan mengelompokkan kabupaten/kota menjadi kluster berdasarkan jumlah penduduk. Selama tahun penelitian 2011-2014, secara rata-rata terdapat 4 kabupaten/kota dengan skor kesehatan tertinggi pada kluster 1 dan kluster 2. Pada kluster 3, secara rata-rata terdapat 2 kabupaten/kota dan pada kluster 4 terdapat 3 kabupaten/kota dengan skor tertinggi. Terjadi peningkatan trend kemandirian dan efektivitas keuangan daerah selama tahun 2012-2014 dengan tahun dasar 2011.
Kata Kunci: kinerja keuangan, kesehatan keuangan, analisis rasio keuangan, pemerintah daerah
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PROVINSI ACEH PADA MASA SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID-19 (Teuku Kevin Gama Putra, 2024)
PENGARUH RASIO KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH, RASIO EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH, DAN RASIO PERTUMBUHAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI ACEH*/ (MEILINDA TINA BELLA, 2023)
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI ACEH TAHUN 2015-2017 (Muarif, 2019)
ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KOTA BANDA ACEH, KABUPATEN ACEH BESAR DAN KABUPATEN PIDIE (M. Khaidir Helmi Azmi, 2021)
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH PEMERINTAH KOTA LHOKSEUMAWE (Maisyuri, 2016)