<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23762">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tika Hapsari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyelidikan bawah permukaan telah dilakukan di Desa Sabet, Lamno, Aceh Jaya &#13;
dengan menggunakan metode seismik refraksi dan seismik multichannel analysis&#13;
of surface waves. Tempat penelitian terletak pada area pembangunan jembatan&#13;
yang menghubungkan jalan lintas tengah dari Lamno, Aceh Jaya sampai Jantho,&#13;
Aceh Besar. Jembatan merupakan sarana transportasi yang sangat diperlukan oleh&#13;
masyarakat yang menghubungkan dua ruas jalan terpisah oleh sungai untuk&#13;
mempermudah akses jalan. Untuk membangun sebuah jembatan yang kokoh&#13;
maka perlu diketahui keadaan bawah permukaan yang akan digunakan untuk&#13;
penancapan tapak pondasi. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari jembatan&#13;
yang roboh. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan parameter&#13;
Vp/Vs rasio pada sifat fisik batuan dan sifat mekanik batuan. Akuisisi data&#13;
dilakukan sebanyak tiga lintasan pada setiap metode seismik. Data pengukuran&#13;
yang diperoleh berupa data travel time yang terekam pada setiap geophone dan&#13;
diperlukan pengolahan dengan software ZondST2D dan software SeisImager&#13;
untuk mendapatkan model kecepatan gelombang P dan S. Nilai rasio Vp/Vs &#13;
diperoleh dari perhitungan perbandingan antara nilai kecepatan gelombang P dan&#13;
S. Berdasarkan model kecepatan gelombang P yang diperoleh  terdapat tiga&#13;
lapisan yaitu lapisan pasir dan kerikil, lapisan pasir berlempung dan lapisan batu&#13;
gamping. Informasi yang diperoleh adalah semakin bertambahnya kedalaman&#13;
maka semakin kompak lapisan batuannya sehingga mengurangi terdapatnya&#13;
rongga pada batuan dengan porositas semakin kecil. Berdasarkan model&#13;
kecepatan distribusi Vp/Vs terlihat bahwa rasio Vp/Vs semakin bertambah&#13;
terhadap kedalaman yang berarti bahwa semakin besar rasio vp/vs maka semakin&#13;
kecil porositasnya. Berdasarkan poisson ratio  dan densitas batuan didapatkan&#13;
lapisan tanah (soil) dan lempung hingga kedalaman 20 meter dan tidak diperoleh&#13;
adanya lapisan bedrock sehingga tidak mampu mendukung sebuah pondasi&#13;
jembatan. Untuk penancapan pondasi jembatan disarankan pada kedalaman di&#13;
bawah 20 meter. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Vp/Vs ratio, seismik refraksi, seismik masw</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23762</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-13 11:31:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-13 11:55:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>