<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23754">
 <titleInfo>
  <title>KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT GAYO DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA SUKUT PADA RESEPSI PERNIKAHAN (SUATU PENELITIAN DI KAMPUNG BALE REDELONG KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nursaadah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT GAYO DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA SUKUT PADA RESEPSI PERNIKAHAN&#13;
(Suatu Penelitian Pada Masyarakat Gayo di kampung Bale Redelong Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah )&#13;
Sukut merupakan salah satu budaya yang ada pada masyarakat Gayo di Kampung Bale Redelong  Kecamatan Bukit  Kabupaten  Bener Meriah sampai saat ini masih bertahan  dan  di pertahankan  oleh masyarakat di Kampung Bale Redelong  dalam  acara adat pernikahan. Sukut adalah suatu  kelompok yang di bentuk oleh masyarakat Gayo di Kampung Bale Redelong  yang memiliki peran sebagai Tuan Rumah pada Resepsi  Pernikahan. Masyarakat  yang  tergolong kedalam Sukut ini sudah dianggap seperti Saudara satu ibu oleh orang yang mempunyai acara pernikahan tersebut .sehingga Sukut tidak  terlepas dari masyarakat Gayo di Kampung  Bale Redelong  dan  sukut merupakan salah satu bentuk masih eratnya sikap kekeluargaan ,kekerabatan dan juga sikap tolong-menolong dalam  masyarakat Gayo di Kampung Bale  Redelong pada Resepsi Pernikahan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui  cara masyarakat Gayo yang ada di Kampung Bale dalam mempertahankan Sukut hingga saat ini. Teori yang digunakan Penelitian adalah Teori Gemeinschaft yang dikemukan oleh Ferdinand Tonnies yaitu teori ini melihat kehidupan bersama anggota-anggotanya diikat dalam hubungan batin bersifat alamiah dan bersifat kekal.jenis penelitan ini adalah Kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data melalui observasi pada lokasi penelitian.wawancara terhadap informan secara terbuka. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa Budaya sukut ini masih tetap di pertahakan dan dilestarikan oleh masyarakat Gayo di Kampung Bale Redelong meskipun sudah banyak Budaya –budaya baru  dari Masyarakat pendatang yang masuk di Kampung Bale ,namun Budaya Sukut ini masih tetap di pakai dan terus diprtahankan hingga saat ini oleh masyarakat dengan cara Sukut itu di pandang sebagai salah satu budaya yang memiliki banyak nilai –nilai positif ,masyarakat menganggap sukut sebagai aset leluhur yang harus tetap di perthankan agar tidak hilang dimakan oleh zaman yang sudah semakin praktis dan modern.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Ketahanan Sosial, Masyarakat Gayo  ,Budaya Sukut</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23754</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-13 10:58:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-13 11:07:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>