ANALISIS KAPASITAS RANGKA BIDANG (PLANE TRUSS) BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR FAS 0,4 DENGAN VARIASI KETEBALAN PROFIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KAPASITAS RANGKA BIDANG (PLANE TRUSS) BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR FAS 0,4 DENGAN VARIASI KETEBALAN PROFIL


Pengarang

Yasir Gunawan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304001010106

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Seiring perkembangan teknologi infrastruktur, banyak kebutuhan masyarakat yang terus meningkat dalam mewujudkan sarana pembangunan, baik itu bangunan pribadi ataupun bangunan publik. Salah satunya kebutuhan konsumen terhadap baja hollow. Baja hollow memiliki banyak keunggulan, dibalik keunggulan tersebut, baja hollow juga terdapat kekurangan, yaitu terdapat rongga di tengah, yang mengakibatkan baja hollow mudah mengalami tekuk. Maka melihat kekurangan tersebaut, peneliti ingin menggabungkan mortar dengan baja hollow. Alasan memilih mortar sebagai material pengisi adalah dikarenakan mortar terbukti memiliki kekuatan yang baik dalam menerima beban tekan, maka kombinasi mortar dengan baja hollow menjadi sangat cocok ketika dipadukan. Penelitian ini dilakukan pada baja hollow berukuran 40/80 dengan ketebalan 1,1 mm, 1,3 mm, dan 1,5 mm yang diisi dengan mortar. Campuran mortar didasarkan pada ketentuan American Concrete Institute (ACI) Standart 211.1-9 mengguanakan FAS 0,4 dengan penambahan zat tambah kimia Sika viscocrete 10 sebanyak 1% dari berat semen rencana. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Konstruksi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Dari hasil pengujian yang dilakukan, diperoleh kapasitas beban maksimal yang mampu diterima benda uji baja hollow ketebalan 1,1 mm sebesar 6,93 ton dengan lendutan 9,99 mm, pada baja hollow ketebalan 1,3 mm diperoleh beban maksimum 6,93 ton dengan lendutan 9,60 mm, serta pada baja hollow ketebalan 1,5 mm diperoleh beban maksimum 8,62 ton dengan lendutan 8,43 mm. Terbukti bahwa pengaruh mortar dalam baja hollow sangat besar dengan perbandingan beban maksimum baja hollow ketebalan 1,3 mm tanpa mortar hanya mencapai 1,93 ton dibanding baja hollow ketebalan yang sama menggunakan mortar sebesar 6,93 ton atau 72,15% lebih baik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK