<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23579">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TORSIO TESTIS TERHADAP PENURUNAN JUMLAH SEL LEYDIG TESTIS KONTRALATERAL PADA TESTIS TIKUS (RATTUS NORVEGICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Apif Aulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Infertilitas adalah suatu keadaan, yang mana pasangan suami istri tidak dapat menghasilkan keturunan dalam 1 tahun dengan aktivitas seksual aktif tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Torsio testis merupakan salah satu faktor penyebab infertilitas yang dapat menyebabkan berbagai dampak pada testis dan jaringan disekitarnya. Selain itu unilatelar torsio testis dapat berdampak pada histologi testis kontralateralnya. Dari semua efek yang terjadi pada testis  kontralateral salah satunya berefek terhadap penghambat poliferasi dan fungsi Sel Leydig yang berfungsi menghasilkan testosteron untuk pertumbuhan dan pembelahan sel-sel germinal testis, yang merupakan tahap pertama pembentukan sperma. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perubahan yang diakibatkan oleh detorsi torsio testis unilateral pada penurunan jumlah  sel Leydig testis kontralateral dan setelah di detorsi selama 30 hari. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen laboratorik dengan pendekatan post test only control dan menggunakan teknik pengelompokan rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan 3 kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan jumlah sel Leydig testis kontralateral pada kelompok detorsi torsio testis 4 jam dan 30 hari pasca detorsi torsio testis 4 jam ( P0,05 ). &#13;
&#13;
Kata Kunci : Torsio Testis, Kontralateral, Sel Leydig&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23579</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-11 11:40:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-11 14:42:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>