<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23565">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI METODE GEOLISTRIK IP UNTUK MENENTUKAN STRUKTUR DAN KARAKTERISTIK BAWAH PERMUKAAN DI DAERAH WADUK KEULILING KECAMATAN KUTA COT GLIE ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tika Oktira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukannya penelitian dikawasan Waduk Keuliling Kecamatan Kuta Cot&#13;
Glie, kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik&#13;
Induksi Polarisasi (IP) dengan menggunakan konfigurasi Wenner – Schlumberger&#13;
yang bertujuan untuk mengetahui struktur dan karakteristik bawah permukaan&#13;
Waduk Keuliling dan melihat kemungkinan adanya kebocoran pada Waduk&#13;
tersebut berdasarkan nilai Chargeability dari lapisan batuan yang ada.&#13;
Pengambilan data lapangan dengan menggunakan metode ini dilakukan dengan 3&#13;
lintasan, dengan panjang lintasan 160 m, spasi 5 m dan menggunakan 32&#13;
elektroda. Dari hasil penelitian pada lintasan 2 dan lintasan 3 terdapat rongga&#13;
yang diduga menjadi salah satu penyebab rembesan air yang ditunjukkan dengan&#13;
adanya manifestasi di atas permukaan. Pada lintasan 2 rembesan air dipermukaan&#13;
didapat pada elektroda ke 12 - 20 dan pada lintasan 3 rembesan air di permukaan&#13;
di dapatkan pada elektroda ke 12 – 14. Ketiga lintasan yang dilakukan pada&#13;
penelitian ini didapatkan jenis lapisan yang sama yaitu pada nilai chargeability&#13;
rendah yaitu lapisan lempung, pada nilai chargeability sedang yaitu lapisan pasir&#13;
lempungan, dan pada nilai chargeability tinggi di dapatkan lapisan tufa. Lapisan&#13;
lempung merupakan lapisan yang kedap terhadap air maksudnya lapisan ini tidak&#13;
mampu meloloskan air. Dari penelitian ini menunjukkan kebocoran dari waduk&#13;
tidak terlalu mengkhawatirkan dan tidak memiliki pengaruh yang besar.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Induksi Polarisasi, Chargeability, Wenner – Schlumberger, Pasir  &#13;
Lempungan, Lempung.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23565</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-07-11 10:38:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-11 11:45:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>