ANALISIS PENGARUH KEMISKINAN PENDUDUK TERHADAP PEKERJA ANAK DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PENGARUH KEMISKINAN PENDUDUK TERHADAP PEKERJA ANAK DI INDONESIA


Pengarang

RAHMAD BAIHAQI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0701101010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

331.31

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Judul : Analisis Pengaruh Kemiskinan Penduduk Terhadap Pekerja
Anak Indonesia
Nama : Rahmad Baihaqi
NIM : 0701101010024
Jurusan/Fakultas : Ekonomi Pembangunan/Ekonomi
Pembimbing : Drs. T. Iskandar Ben Hasan, M.S


Kemiskinan dan Pekerja Anak merupakan masalah sosial ekonomi yang sangat memperihatinkan. Idealnya anak usia dibawah 15 tahun hanya menimba ilmu pengetahuan dan tidak terbebani dengan pekerjaan mencari nafkah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh penduduk miskin terhadap tingkat pekerja anak di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data time series atau beruntun selama 20 tahun terhitung sejak tahun 1990 sampai dengan tahun 2010 yang diperoleh dari lembaga-lembaga perlindungan anak dan yang terkait lainnya. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear biasa, dimana variable pekerja anak sebagai variable terikat dan variable kemiskinan sebagai variable bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tahun 1990 sampai tahun 1996, kemiskinan dan pekerja anak terus mengalami penurunan. Namun pada tahun 1997 dan 1998 terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin dan jumlah pekerja anak. Hal ini disebabkan oleh krisis ekonomi yang terjadi pada tahun tersebut. Hasil regresi menunjukkan bahwa variable kemisikinan berpengaruh nyata terhadap pekerja anak di Indonesia. variabel kemiskinan dapat menjelaskan perubahan yang terjadi pada variabel terikat: Pekerja Anak sebesar 0,754 atau 75,4 persen sedangkan sisanya 24,6 persen dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam model regresi dalam penelitian ini. Saran yang bisa diberikan adalah pemerintah Indonesia harus lebih menjamin pendidikan gratis bagi anak-anak agar tidak ada lagi anak-anak putus sekolah dan perlunya dibentuk wadah yang melindungi hak-hak bagi setiap anak Indonesia.

Kata Kunci : Pekerja Anak, Kemisikinan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK