PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH ETHYLENE VINYL ACETATE (EVA) PADA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL DENGAN VARIASI PERENDAMAN AIR LAUT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH ETHYLENE VINYL ACETATE (EVA) PADA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL DENGAN VARIASI PERENDAMAN AIR LAUT


Pengarang

Syahri Gunawan Harahap - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204101010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Jalan merupakan prasarana transportasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai aksesibilitas dalam menunjang perekonomian khususnya pada daerah pesisir, namun pada daerah pesisir sering terjadi fenomena alam berupa pasang surut air laut yang disebabkan oleh perubahan iklim. Akibat dari fenomena tersebut terjadi genangan air laut (rob) pada jalan raya, dengan masa rendaman skala menerus (hari). Genangan air laut berdampak pada kerusakan jalan raya karena genagan air laut memiliki kandungan tingkat keasaman, Klorida (CI+), Sulfat (SO42-), dan tingkat alkalinitas yang tinggi dapat melemahkan kemampuan lekatan aspal. Keruskan tersebut dapat dihindari dengan menggunakan limbah polimer pada campuran aspal. Polimer yang digunakan adalah limbah Ethylene Vinyl Acetate (EVA) sebagai pensubstitusi aspal. Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik marshall campuran laston (AC-WC) dengan penambahan variasi persentase limbah EVA sebesar 0%, 2,5%, 4,5% dan 6,5% terhadap berat aspal pen 60/70, serta mengetahui pengaruh variasi waktu perendaman dengan air laut skala menerus selama 30 menit, 24 jam, 48 jam dan 72 jam terhadap stabilitas aspal modifikasi EVA. Tahapan penelitian diawali dengan melakukan pemeriksaan spesifikasi aspal dan agregat. Gradasi campuran digunakan adalah gradasi menerus mengikuti spesifikasi Bina Marga 2014, dilanjutkan perancangan dan pembuatan benda uji dengan variasi kadar aspal untuk penentuan kadar aspal optimum. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran tanpa dan dengan substitusi limbah EVA 2,5%, pada waktu rendaman air laut 72 jam diperoleh nilai Indeks of Retained Stability (IRS) sebesar 69,87 % dan 88,38%, serta diperoleh indek durabilitas pertama (r) sebesar 2,5% dan 0,97%. Indeks durabilitas kedua (a) diperoleh sebesar 33,8% dan 8,6%, sehingga diperoleh nilai absolut dari ekivalent kuat tahan tersisa (Sa) atau Retained Marshall Stability (RMS) pada waktu rendaman 72 jam sebesar 66,2% dan 91,4%. Nilai VIM dan flow dari variasi substitusi limbah EVA hanya memenuhi persyaratan sampai pada substitusi 2,5% EVA.

Kata Kunci : Rendaman Air Laut, Laston, Aspal Modifikasi, Limbah EVA.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK