Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
INTEGRASI ELIT PARTAI GOLKAR DI PROVINSI ACEH (STUDI KAJIAN TERHADAP KONSOLIDASI PARTAI PASKA KEMENANGAN T.M NURLIF)
Pengarang
MUHAMMAD AMPUN IQBAL - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1210103010151
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
MUHAMMAD AMPUN IQBAL, INTEGRASI ELIT PARTAI GOLKAR
2016 DI PROVINSI ACEH (Suatu Kajian
Terhadap Konsolidasi Partai Paska
Kemenangan T. M. Nurlif)
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,
Universitas Syiah Kuala (Drs. Zainal
Abidin, AW, M.Si) (xi, 51), pp.,bibl.,app
Partai Golkar (Golongan Karya) adalah sebuah partai politik yang ada di
Indonesia, pertama kali berdiri pada masa -masa akhir pemerintahan Presiden
Soekarno sampai dengan sekarang. Setiap partai politik wajib melakukan
musyawarah nasional (Munas) termasuk partai Golkar. Dan partai Golkar pernah,
menggelar munas dan terjadi kericuhan di antara dua kubu, hal ini berlangsung
tidak lama karena para elit politik langsung mengambil tindakan untuk berdam ai
kembali.
Tujuan dari penelitian yang akan dilaksanakan adalah untuk mengetahui
sikap elit Partai Golkar Aceh menanggapi perdamaian Munas Bali dan Ancol dan
bagaimana elit politik Partai Golkar di Provinsi Aceh bersatu karena perdamaian
munas Bali dan Ancol.
Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan
Deskriptif dengan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan
data dengan melakukan wawancara yaitu percakapan langsung dan tatap muka
(face to face).
Berdasarkan hasil wawancara didapatkan data bahwa sikap elit politik
dalam menggapai perdamaian dipengaruhi oleh kedudukan, kepercayaan serta
kekerabatan. Ketiga hal tersebut saling berkaitan sehingga menimbulkan sikap
damai. Efek positif dari perdamaian adalah menambahkan energi baru bagi Partai
Golkar untuk berkiprah di bidang politik. Sedangkan efek negatif adalah berefek
kepada respon pada saat pilkada yang akan mendatang, dikhawatirkan; posisi
partai Golkar menurun karena posisi saat ini dari peringkat ke dua men jadi
peringkat ketujuh. Kemudian adapun faktor yang mempengaruhi proses
perdamaian adalah faktor kerinduan, keinginan bersama, kematangan berpolitik,
kesadaran berpolitik serta sifat kenegarawan pemimpin.
Disarankan kepada Partai Golkar agar menjadikan kericuhan yang telah
terjadi sebagai pembelajaran politik agar menjadikan partai Golkar lebih aman,
damai, dan bisa berkiprah dengan baik di dunia politik.
Kata Kunci: Integrasi, Elit Politik, Partai Golkar
Tidak Tersedia Deskripsi
KEMENANGAN PARTAI GOLKAR PADA PEMILU LEGISLATIF DI ACEH TENGGARA (STUDI KASUS PENGARUH HASANUDDIN BROEH TERHADAP KEMENANGAN PARTAI GOLKAR DI PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014) (Wulan Andrika, 2019)
KEMENANGAN PARTAL GOLKAR DALAM PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN 2009 DI TINJAU DARI KONSEP SISTEM POLITIK DI KABUPATEN ACEH SINGKIL (Daly Akbar Panbresi, 2020)
KEMENANGAN PARTAI GOLKAR PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 DI KABUPATEN GAYO LUES (SAHAR, 2016)
STRATEGI POLITIK DPD PARTAI GOLKAR DALAM MEMBANGUN IMAGE PARTAI DI KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2024 (MUHAMMAD TJASYKAR, 2025)
STRATEGI PEMENANGAN KURSI DPRK PARTAI GOLKAR PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KABUPATEN BIREUEN (SYAHRIZAL, 2015)