Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DAMPAK PEMEKARAN TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KECAMATAN COT GIREK KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
AFIA CUT DHIEN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1210103010123
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kecamatan Cot Girek merupakan kecamatan hasil dari pemekaran
Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Pemekaran tersebut telah terjadi
selama 17 tahun. Namun, peningkatan pembangunan infrastruktur wilayahnya
masih belum merata dan menyeluruh dimana, saat ini masih ada beberapa
infrastruktur dalam kondisi kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana perkembangan pembangunan infrastruktur yang terjadi di
Kecamatan Cot Girek pasca pemekaran serta untuk mengetahui faktor-faktor apa
saja yang menjadi hambatan dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur
secara maksimal di Kecamatan Cot Girek pasca pemekaran. Data yang diperlukan
dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan kepustakaa n.
Penelitian lapangan dilakukan dengan melalui wawancara informan dan
dokumen-dokumen penting dari masyarakat dan kantor Kecamatan Cot Girek.
Sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku, skripsi,
jurnal, peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan lain yang berkaitan
dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasca pemekaran ada
beberapa bidang pembangunan infrastruktur Kecamatan Cot Girek yang telah
berkembang ke arah yang lebih baik yaitu: pembangunan infrastruktur
pendidikan, pembangunan infrastruktur teknologi (jaringan listrik), pembangunan
infrastruktur ekonomi (pusat perdagangan), pembangunan infrastruktur sosial.
Tetapi ada juga beberapa bidang pembangunan infrastruktur Kecamatan Cot Girek
yang masih kurang memadai yaitu: pembangunan infrastruktur transportasi (jalan
dan jembatan), pembangunan infrastruktur kesehatan, pembangunan infrastruktur
pertanian (irigasi). Hambatan-hambatan dalam mewujudkan pembangunan
infrastruktur secara merata di Kecamatan Cot Girek pasca pemekaran yaitu:
hubungan antara Pemerintah Kecamatan dengan Pemerintah Kabupaten dan
Provinsi belum maksimal. kurangnya DPRK yang dapat mewakili Kecamatan Cot
Girek, hasil Musrenbang Kecamatan tidak terakomodasi dengan b aik, dan
kurangnya PAD. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu bahwasannya pemekaran
yang telah terjadi tidak membawa kemajuan secara menyeluruh serta maksimal
terhadap pembangunan infrastruktur di Kecamatan Cot Girek, dikarenakan sampai
saat ini masih ada beberapa bidang pembangunan infrastruktur yang masih kurang
memadai.
Kata Kunci: Kecamatan, Pemekaran, Pembangunan Infrastruktur
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP RENCANA PEMEKARAN KABUPATEN SELAUT BESAR DI WILAYAH KABUPATEN SIMEULUE (RIZKI ARDINATA AR., 2015)
PERKEMBANGAN INFRASTRUKTUR KOTA MEUREUDU PASCA PEMEKARAN KABUPATEN PIDIE JAYA, 2007-2016 (Ubaidillah, 2017)
ANALISIS DAMPAK PEMEKARAN DAERAH TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BENER MERIAH (Siti Aulia, 2022)
WACANA PEMEKARAN DAERAH DI KABUPATEN ACEH SINGKIL ( STUDY KASUS PEMBENTUKAN KABUPATEN SINGKIL RAYA ) (RAHMAT HIDAYAT MUNANDAR, 2015)
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PASCA PEMEKARAN PADA ENAM KABUPATEN DI PROVINSI ACEH (SYATA MAULIDA, 2016)