Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KEDUDUKAN DAN FUNGSI KEUJRUEN BLANG DALAM PENGELOLAAN PERTANIAN DI KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
andri kiawan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0903101020163
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
ANDRI KIAWAN, KEDUDUKAN DAN FUNGSI KEUJREUN BLANG
2016 DALAM PENGELOLAAN PERTANIAN DI KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
(iv,51),. pp,. bibl.
(M. Zuhri, S.H., M.H.)
Pasal 4 Peraturan Gubernur Aceh No. 45 Tahun 2015 tentang Peran Keujreun Blang dalam Pengelolaan Irigasi menentukan bahwa “Keujreun Blang merupakan dalam kenyataannya Kewenangan dan fungsi Keujreun Blang Kecamatan Darussalam belum sepenuhnya berjalan sebagaimana mestinya, yang dikarnakan belum mengetahui fungsinya secara jelas seperti yang terdapat dalam Pergub.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan kedudukan dan fungsi keujreun blang dalam pengelolaan pertanian, kendala yang dihadapi keujreun blang dan faktor penyebab timbulnya kendala dalam pelaksanaan fungsi dan wewenangnya serta upaya yang ditempuh guna mengatasi hambatan dalam menjalankan fungsi dan kewenangannya.
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data yang bersifat teoritis, sedangkan penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan dan fungsi keujreun blang dalam pengelolaan pertania di kecamatan Darussalam belum berjalan maksimal, masih berdasarkan pengalaman dan kebiasaan Keujreun Blang terdahulu, koordinasi dan tugas Keujreun Blang juga tidak jelas dengan dinas pengairan dan dalam menyelesaikan sengketa yang terjadi akibat pemamfaatan air antar petani masih diselesaikan oleh Geuchik dikantor Desa. Kendala yang menghambat pelaksanaan kedudukan dan fungsi Keujreun Blang adalah Keujreun Blang tidak mengetahui tugas dan fungsinya secara jelas seperti yang telah ditetapkan dalam Pergub Aceh No. 45 Tahun 2015, bahkan ada Keujreun Blang yang tidak bisa menulis dan membaca serta kurangnya hubungan dan pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Pengairan dan Keujreun Blang tidak mendapatkan jeurih dari pemerintah atas pekerjaannya. Upaya yang dilakukan Keujreun Blang yang ada di Kecamatan Darussalam adalah penataan tugas dan fungsi Keujreun Blang dengan cara musyawarah dan mufakat, sosialisasi dan pemberdayaan Keujreun Blang oleh dinas pengairan, Sehingga dalam pelaksanaan fungsi dan tugas mendapatkan hasil yang lebih baik.
Disarankan kepada Keujreun Blang agar dapat mengusulkan dana Jeurih kepada Bupati agar keujreun blang dapat bekerja intensif sehingga fungsinya terealisasi. Disarankan kepada masyarakat petani di Kecamatan Darussalam dalam memilih keujreun blang perlu dilakukan seleksi yang baik lagi.
Tidak Tersedia Deskripsi
STRATEGI PENINGKATAN PEMANFAATAN LEMBAGA ADAT KEUJRUEN BLANG/GABUNGAN PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (GP3A) DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI PADI DI KABUPATEN PIDIE (Rahmat Fadhillah, 2018)
KEDUDUKAN DAN FUNGSI KEUJRUEN BLANG DALAM PENGELOLAAN PERTANIAN DI KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (andri kiawan, 2016)
EKSISTENSI KEUJRUEN BLANG SEBAGAI PERADILAN ADAT DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BIDANG PERSAWAHAN DI KABUPATEN PIDIE JAYA (Ici Hikmah, 2023)
PARTISIPASI PETANI PADI SAWAH DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN KEUJRUEN BLANG DI KECAMATAN KEMBANG TANJONG KABUPATEN PIDIE (Hendra Saputra, 2024)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH DASAR PADA KELUARGA DI DESA GAMPONG BLANG KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2010 (Nuzul Yanur, 2022)