Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENERAPAN SANKSI PIDANA BAGI PEDAGANG KAKI LIMA YANG BERJUALAN DI TROTOAR JALAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH
Pengarang
jefri munaza - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1003101010236
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
JEFRI MUNAZA,
2016 PENERAPAN SANKSI PIDANA BAGI PEDAGANG KAKI LIMA YANG BERJUALAN DI TROTOAR JALAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH
(vii, 51) pp., bibl., app.
NURHAFIFAH, S.H., M.Hum.
Dengan menggunakan fasilitas umum Pedagang Kaki Lima telah melanggar Qanun No 3 Tahun 2007 Tentang Pengaturan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima Pasal 13 yang menyebutkan bahwa Pedagang Kaki Lima dilarang merombak, menambah, mengubah fungsi dan fasilitas lokasi PKL yang disediakan dan atau ditentukan oleh Pemerintah Kota
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan sanksi pidana terhadap pedagang kaki lima yang berjualan diatas trotoar jalan Universitas Syiah Kuala belum dilaksanakan, hambatan dalam penerapan sanksi pidana terhadap pedagang kaki lima yang berjualan diatas trotoar jalan Universitas Syiah Kuala, upaya penanggulangan terhadap pedagang kaki lima yang berjualan diatas trotoar jalan Universitas Syiah Kuala.
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari serta menganalisa Qanun no 3 Tahun 2007, tulisan ilmiah, dan literatur-literatur yang ada relevansinya dengan masalah yang dibahas dalam penulisan. Penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai dan menganalisa data yang di berikan oleh Responden dan Informan.
Berdasarkan hasil penelitian dari penulisan skripsi ini diketahui bahwa karena masih kurangnya pemahaman masyarakat akan Qanun no 3 Tahun 2007 tersebut sehingga banyak terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat. Hambatan dalam menegakkan sanksi bagi pedagang kaki lima dikarenakan kurangnya fasilitas anggota personil penegak hukum yang bertugas di lapangan, kemudian opsi yang diberikan oleh pemerintah untuk menanggulangi pedagang kaki lima adalah dengan memberikan kawasan baru bagi pedagang kaki lima serta memberikan sosialisasi mengenai larangan berjualan di atas trotoar.
Disaran kan sanksi yang diberikan lebih tegas. Serta memiliki fasilitas yang memadai untuk Satpol PP sehingga memudahkan para petugas dalam menertibkan pedagang kaki lima. Perlu adanya sosialisasi bagi para pedagang dalam hal tempat-tempat yang dilarang berjualan di seputaran Kota Banda Aceh, agar masyarakat ataupun pedagang yang hendak berjualan mengetahui tempat-tempat atau sarana umum yang dilarang untuk melakukan kegiatan jual beli. Serta perlu adanya kesadaran dari diri sendiri agar tidak adanya pelanggaran yang terjadi.
Tidak Tersedia Deskripsi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR LAMBARO KABUPATEN ACEH BESAR (YUNI SHARA, 2024)
TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG PADA TROTOAR OLEH PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BANDA ACEH (Rizka Nur Febriyani, 2023)
TATA KELOLA PEMERINTAHAN DINAMIS (DYNAMIC GOVERNANCE) DALAM PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BANDA ACEH (Nur Khairiati, 2024)
PERAN WANITA PEDAGANG DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGARN(SUATU PENELITIAN PADA WANITA PEDAGANG KAKI LIMA RNDI PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH) (Muhammad Rizal, 2014)
PERILAKU USAHA PEDAGANG PASAR TRADISIONAL PEUNAYONG BANDA ACEH (Agel Syahputra, 2018)