<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23236">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN PROGRAM PENGHITUNGAN LUAS TANAH DENGAN METODE POLIGON DAN INTEGRASI NUMERIK POLINOMIAL BERBASIS KOORDINAT GPS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Said Muhammad Shadiq</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanah merupakan suatu sumber daya alam berupa ruang yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktifitas kehidupan. Pengukuran luas tanah selalu mengandung ketidakpastian, dimana semakin berkembangnya teknologi dalam bidang pengukuran luas tanah hanya meminimalisir kesalahan dan tidak dapat menghilangkan kesalahan dalam pengukuran luas tanah. Metode poligon adalah salah satu metode untuk menghitung luas tanah menggunakan data berupa titik koordinat, dimana unsur kelengkungan permukaan bumi diabaikan untuk menghitung luas suatu daerah. Integrasi numerik polinomial dapat digunakan untuk menghitung luas suatu area, tidak terlepas dari interpolasi, dimana interpolasi dapat menjadikan data titik koordinat menjadi suatu fungsi yang dapat diintegrasikan sehingga didapatkan hasil luasan dari suatu area. Kedua metode digunakan untuk menghitung luas area Universitas Syiah Kuala, Kantor Gubernur Aceh, dan Komplek Panteriek. Hasil penghitungan yang dihasilkan dibandingkan untuk mengetahui metode terbaik dalam penghitugan luas dengan banyak data dan kondisi data yang terbatas. Dari hasil penghitungan luas tanah Komplek Panteriek menggunakan integrasi numerik polinomial lebih baik dibandingkan dengan metode poligon, dikarenakan penentuan titik pada area komplek panteriek memiliki jarak tertentu antara titik satu dan titik selanjutnya, dan tidak terdapat dua titik y dalam satu nilai x.&#13;
&#13;
Kata kunci : Pengukuran luas, Metode poligon, Integrasi Numerik, Interpolasi&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23236</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 12:32:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-01 10:00:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>