TANGGUNG JAWAB PENERIMA KARGO TERHADAP KETERLAMBATAN PENGAMBILAN PADA PT. ANGKASA PURA II | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TANGGUNG JAWAB PENERIMA KARGO TERHADAP KETERLAMBATAN PENGAMBILAN PADA PT. ANGKASA PURA II


Pengarang

Cut Nurul Marfeiza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0903101010058

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
CUT NURUL MARFEIZA, TANGGUNG JAWAB PENERIMA
2016 KARGO TERHADAP
KETERLAMBATAN PENGAMBILAN
PADA PT. ANGKASA PURA II
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(iv.61), pp., bibl
(KADRIAH, S.H.,M.Hum.)
Pasal 162 ayat (2) Undang-undang No. 1 Tahun 2009 tentang
Penerbangan menyebutkan bahwa “biaya yang timbul akibat penerima kargo
terlambat atau lalai mengambil pada waktu yang telah ditentukan menjadi
tanggung jawab penerima”. Namun, kenyataannya masih dijumpai kasus yang
menyangkut kelalaian penerima kargo dalam mengambil kargo sesuai pada waktu
yang telah ditentukan sehingga di anggap merugikan karena tidak mau membayar
biaya lebih atau denda terhadap perusahaan pelayanan jasa kebandarudaraan PT.
Angkasa Pura II cabang Aceh.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan
tanggung jawab penerima kargo, faktor penyebab terjadinya keterlambatan
pengambilan kargo, dan untuk mengetahui penyelesaian yang ditempuh oleh
pihak PT. Angkasa Pura II cabang Aceh terhadap penumpukan kargo akibat
kelalaian penerima kargo.
Dalam penulisan skripsi ini telah dilakukan penelitian kepustakaan dan
lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan penelaahan terhadap buku
bacaan dan peraturan perundang-undangan yang ada hubungannya dengan
masalah yang di teliti, sehingga menghasilkan data sekunder. Sedangkan
penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai responden dan
informan. Data yang telah di peroleh kemudian dianalisis secara kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pengiriman melalui kargo
banyak diminati karena lebih cepat sampai namun dikenal sebagai sarana
pengangkutan yang lebih mahal dibandingkan pengangkutan lainnya, penyebab
utama keterlambatan penambilan kargo disebabkan oleh kurangnya kepedulian
penerima kargo terhadap informasi tibanya kargo, penerima kargo tidak tahu
seberapa lama kargo boleh menginap, dan penerima kargo tidak tahu bahwa kargo
telah tiba. Penyelesaian terhadap keterlambatan pengambilan kargo yang
dilakukan oleh PT. Angkasa Pura II adalah dengan membayar denda atau biaya
lebih yang timbul akibat dari keterlambatan pengambilannya tersebut dan apabila
telah melewati batas ketentuan seberapa lama boleh menginap maka kargo
tersebut akan dilihat kembali apakah dijual, dilelang atau dimusnahkan, hal ini
sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Standar Operasional Prosedur yang
berlaku di lingkungan PT. Angkasa Pura II cabang Aceh.
Disarankan kepada penerima kargo agar lebih teliti dan aktif bertanya
tentang kargo sebelum menggunakan jasa pengangkutan kargo, dan kepada PT.
Angkasa Pura II juga disarankan membuat sosialisasi dalam bentuk brosur yang
menjelaskan segala sesuatunya tentang pengiriman melalui pengangkutan kargo
udara baik tata cara hingga besaran denda yang muncul dikemudian harinya
dengan cara membagikan brosur tersebut ketika penerima / pengirim kargo
menggunakan jasa pengiriman kargo melalui PT. Angkasa Pura II, serta juga
disarankan agar membuat peraturan untuk membuat penerima kargo tetap
membayar biaya lebih yang muncul selama kargonya tersebut masih menginap
walau sudah dimusnahkan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK