RISIKO EKSTERNAL PADA PELAKSANA PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

RISIKO EKSTERNAL PADA PELAKSANA PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH


Pengarang

Syarafina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204101010131

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Proyek konstruksi tidak terlepas dari kemungkinan terjadinya risiko yang dapat berimplikasi pada pencapaian sasaran proyek. Risiko merupakan peluang terjadinya kejadian yang merugikan akibat adanya ketidakpastian. Faktor risiko pada sebuah proyek konstruksi dapat berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal. Pada faktor eksternal, risiko bersumber dari luar proyek dan berada di luar kendali pengelola proyek. Berbagai usaha dilakukan oleh penyedia jasa untuk dapat menghindari atau mengurangi risiko yang terjadi. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan mengenali faktor dan variabel yang menjadi sumber risiko dan seberapa besar kemungkinan terjadinya pada sebuah proyek. Terkait dengan kondisi di Provinsi Aceh, dalam kurun waktu 15 tahun terakhir mengalami periode konflik bersenjata (2000-2004), rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana gempa dan tsunami (2005-2009), serta pembangunan pasca rehabilitasi dan rekonstruksi (2010-2016). Diperlukan sebuah kajian yang secara spesifik untuk mengidentifikasi pengaruh risiko. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor serta variabel risiko yang berasal dari eksternal proyek, sekaligus melihat ada atau tidak adanya pengaruh dari faktor serta variabel pada 3 periode tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuisioner yang berisikan faktor serta variabel terkait sosial politik, kebijakan pemerintah, bencana alam, dan moneter. Hasil penelitian yang diperoleh dari 15 responden pelaksana konstruksi di Provinsi Aceh berkualifikasi besar menunjukkan 5 variabel yang berpengaruh di 3 periode yaitu kenaikan harga BBM, keadaan cuaca tidak menentu, kondisi budaya dan adat istiadat masyarakat sekitar lokasi proyek, perubahan/pembaruan kebijakan pemerintah menyebabkan terhentinya proyek, dan perubahan metode konstruksi. Angka penilaian variabel tertinggi dari analisis Frequency Index (FI) sebesar 0,853. Variabel tersebut berasal dari aspek sosial politik yaitu masalah sosial (lingkungan sekitar). Faktor dominan yang diperoleh berasal dari faktor sosial politik, kebijakan pemerintah, dan bencana alam. Analysis of Varians didapatkan adanya pengaruh variabel-variabel risiko eksternal dan 3 periode tinjuan terhadap kemungkinan / peluang terjadinya.

Kata kunci : risiko, eksternal, pelaksana proyek, konstruksi, Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK