<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23196">
 <titleInfo>
  <title>TERMINAL BUILDING PELABUHAN ULEE-LHEUE DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SRI INDAH FHATMA ZORA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
TERMINAL BUILDING PELABUHAN ULEE-LHEUE &#13;
DI BANDA ACEH&#13;
Oleh &#13;
Sri Indah Fhatma Zora &#13;
NIM : 1004104020018&#13;
Indonesia merupakan zamrud khatulistiwa, yaitu negara dengan keindahan  alam dan budaya yang melimpah. Banyak warga negara asing datang dan berkunjung ke Indonesia untuk menikmati keindahan alam dan budayanya. Tercatat secara kumulatif (Januari–November) 2014, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 8,52 juta kunjungan atau naik 7,29 persen dibanding kunjungan wisatawan mancanegara pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang berjumlah 7,94 juta kunjungan1. &#13;
Dan kondisi  topologi  Aceh  sendiri  yang  dikelilingi  oleh  lautan  menjadikan  Aceh  sangat berketergantungan  pada  transportasi  laut  untuk  mengakses  wilayah  lainnya  terutama  luar negeri. Dalam  kenyataannya,  persoalan  mendasar  yang  terjadi  adalah  keberadaan pengembangan jaringan  transportasi  laut  yang  belum  terencana  dan terpadu yang didukung dengan pengembangan moda transportasi lainnya. Pembangunan yang dilaksanakan masih dijalankan secara terpisah diakibatkan berbagai persoalan kelembagaan dan kewenangannya, pendanaan dan  visi  yang berbeda-beda  di  tiap daerah. Mendasari  persoalan  yang  ada,  Dinas  Perhubungan,  Komunikasi,  Informasi  dan  Telamatika Aceh bermaksud untuk menyiapkan suatu pedoman yang dapat menjadi arah pengembangan pelabuhan Aceh sampai dengan tahun 2033 untuk memperbaiki infra struktur.&#13;
&#13;
Tujuan utama Merancang kembali terminal penumpang pelabuhan ulee-lheue yaitu untuk mendukung perkembangan Aceh khususnya Kota Banda Aceh, terutama dalam mengantisipasi pertumbuhan arus penumpang kapal laut. &#13;
Konsep perancangan Redesain Terminal Penumpang Pelabuhan Ulee-lheue di Banda Aceh adalah “High Tech“ yang dikaji melalui pendekatan arsitektur High Technology yang dalam rancangannya mencerminkan sebuah pelabuhan yang yang hemat energy dengan technology tinggi. &#13;
&#13;
Kata kunci : Terminal Penumpang Pelabuhan Ulee-lheue di Banda Aceh dengan arah pengembangan sampai dengan tahun 2033, high tech, Arsitektur high tech &#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23196</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 11:17:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 11:17:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>