Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
POLA REKRUTMEN CALON LEGISLATIF DAPIL 1 PROVINSI ACEH YANG DILAKUKAN OLEH PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) DAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT (NASDEM)
Pengarang
Yusrijal Abdar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1006101010046
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata Kunci : Rekrutmen, PKS, NasDem
Penelitian ini berjudul “Pola Rekrutmen Calon Legislatif Dapil 1 Provinsi Aceh yang dilakukan Oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem”. Rekrutmen politik adalah proses pengisian jabatan-jabatan pada lembaga-lembaga politik termasuk partai politik. Sedangkan Partai Politik merupakan kendaraan pihak tertentu untuk membawa kepentingan politik dalam tahta kekuasaan guna mencapai tujuan yang di harapkan. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pola rekrutmen calon legislatif Dapil 1 provinsi aceh yang dilakukan oleh PKS dan Partai NasDem, apa saja kriteria yang digunakan dalam rekrutmen calon legislatif Dapil 1 provinsi aceh yang dilakukan oleh PKS dan Partai NasDem dan apa yang menjadi peluang serta tantangan dalam melakukan rekrutmen calon legislatif Dapil 1 yang dilakukan oleh PKS dan Partai NasDem. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua umum dan bidang rekrutmen calon legislatif berjumlah 4 orang dari PKS 2 orang dan Partai NasDem 2 orang dan yang menjadi objek penelitian itu kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Aceh diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penentuan informan yang mempertimbangkan kriteria-kriteria tertentu yang peneliti yakini akan memberikan hasil yang refresentatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pola rekrutmen calon legilatif Dapil 1 provinsi Aceh yang dilakukan oleh PKS dan NasDem menunjukkan bahwa jauh berbeda. Sehubungan dengan hal ini, maka yang menjadi peluang dan tantangan PKS yaitu pileg tahun 2014 ini lebih banyak tantangan dibandingkan peluang yang didapatkan oleh PKS karena banyaknya permainan money politc (politik uang) begitu pula yang dialami oleh Partai NasDem money politc (politik uang) yang menjadi tantangan paling besar pada pileg pertama kali yang diikuti oleh Partai NasDem.
Tidak Tersedia Deskripsi
POLA REKRUTMEN PARTAI DEMOKRAT TERHADAP CALON LEGISLATIF DPRA TAHUN 2019 (MUHAMMAD NAFIS ALBANJIRI, 2024)
POLA REKRUTMEN PARTAI NASDEM KOTA LHOKSEUMAWE TERHADAP KANDIDAT CALON ANGGOTA LEGISLATIF PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 (MUHAMMAD REZA, 2015)
DAMPAK REKRUTMEN PARTAI ACEH TERHADAP PEROLEHAN SUARA DPRA 2019 (STUDI KASUS DAPIL10, ACEH BARAT, NAGAN RAYA, ACEH JAYA, SIMEULUE) (Putri intan apriza, 2024)
PENYEBAB MENURUNNYA SUARA PARTAI DEMOKRAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KOTA BANDA ACEH (Dian Maulana, 2016)
ANALISIS PENURUNAN PEROLEHAN SUARA PARTAI DEMOKRAT PADA TAHUN 2024 DI KABUPATEN NAGAN RAYA (FAUZI RAHMANDA, 2025)