<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23192">
 <titleInfo>
  <title>PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP SAKSI DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRESTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TRIA HUMAIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
TRIA HUMAIRA, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP SAKSI&#13;
DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA&#13;
2016 (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Polresta&#13;
Banda Aceh)&#13;
(v, 53)pp., tbl., bibl.&#13;
(M. Iqbal, S.H., M.H)&#13;
Dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 perubahan dari Undang-&#13;
Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, yang&#13;
terdapat di dalam Pasal 5, dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang&#13;
Narkotika yang terdapat di dalam Pasal 100, disebutkan bahwa akan diberikannya&#13;
perlindungan terhadap saksi yang bersedia memberikan keterangan di depan&#13;
persidangan. Dalam mengungkap suatu tindak pidana narkotika peran serta&#13;
masyarakat sangatlah penting, masyarakat diharapkan dapat membantu aparat&#13;
penegak hukum dalam hal mengungkap adanya tindak pidana narkotika. Namun&#13;
masih banyaknya saksi yang tidak mau untuk memberikan keterangan ke&#13;
persidangan, ini disebabkan karena tidak adanya jaminan yang memadai atas&#13;
perlindungan yang diberikan.&#13;
Tujuan dari skripsi ini adalah Untuk menjelaskan pelaksanaan&#13;
perlindungan hukum terhadap saksi dalam perkara tindak pidana narkotika, untuk&#13;
menjelaskan bentuk perlindungan hukum terhadap saksi dalam perkara tindak&#13;
pidana narkotika, untuk menjelaskan hambatan perlindungan hukum terhadap&#13;
saksi dalam perkara tindak pidana narkotika.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, yaitu penelitian&#13;
ilmiah untuk menemukan kebenaran melalui penelitian lapangan untuk&#13;
memperoleh data primer dengan mewanwancarai responden dan informan dan&#13;
penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan mempelajari&#13;
peraturan perundang-undangan, buku-buku, serta hasil karya ilmiah lain yang&#13;
berkenaan dengan permasalahan yang diteliti.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, pelaksanaaan perlindungan&#13;
hukum bagi saksi tersebut oleh Polresta Banda Aceh yaitu dengan memberikan&#13;
penyamaran identitas bagi saksi masyarakat dengan cara merahasiakan nama,&#13;
tempat tinggal, dan identitas lainnya. Bentuk-bentuk perlindungan yang akan&#13;
diberikan kepada saksi dalam tindak pidana narkotika oleh Polresta Banda Aceh&#13;
adalah perlindungan atas keamanan pribadi baik fisik maupun mental, tidak dapat&#13;
digugat baik secara perdata maupun pidana, dan penyamaran identitas saksi.&#13;
Hambatan dalam perlindungan saksi ialah kurangnya partisipasi masyarakat&#13;
dalam melaporkan tindak pidana narkotika, banyaknya masyarakat yang tidak tau&#13;
tentang Undang-undang perlindungan saksi, banyaknya saksi yang meragukan&#13;
perlindungan yang akan diberikan oleh anggota kepolisian, kurangnya anggaran&#13;
operasional bagi program perlindungan saksi.&#13;
Perlu perhatian yang lebih baik lagi baik dari Polresta Banda Aceh&#13;
maupun pemerintah agar perlindungan terhadap saksi lebih diperhatikan, lebih&#13;
dijamin keamanannya sehingga masyarakat tidak takut lagi dalam memberikan&#13;
kesaksiannya di persidangan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23192</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 11:04:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 11:25:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>