<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23178">
 <titleInfo>
  <title>PRINSIP MIRANDA RULE DALAM PRAKTEK PERADILAN PIDANA DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURFAIZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
NURFAIZA, PRINSIP MIRANDA RULE DALAM PRAKTEK&#13;
PERADILAN PIDANA DI INDONESIA&#13;
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SYIAH KUALA&#13;
2 0 1 6 (iv, 64), pp., tabl., bibl.&#13;
(IDA KEUMALA JEUMPA, S.H. M.H.)&#13;
Prinsip Miranda Rule telah diakomodir di beberapa pasal dalam Undang-&#13;
Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana yaitu prinsip bagi&#13;
penyidik untuk menghadirkan penasihat hukum atau berkonsultasi bagi tersangka&#13;
sebelum dilakukan pemeriksaan (Pasal 54, 55) dan prinsip untuk disediakan&#13;
penasihat hukum bagi tersangka yang tidak mampu (Pasal 56 ayat (1). Dalam&#13;
prakteknya ketentuan tersebut tidak dapat diterapkan sebagaimana mestinya.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan prinsip Miranda&#13;
Rule dalam hukum pidana di Indonesia, hambatan dalam penerapan Prinsip&#13;
Miranda Rule dalam hukum pidana di Indonesia dan upaya yang ditempuh untuk&#13;
mengatasi hambatan dalam penerapan prinsip Miranda Rule dalam hukum pidana&#13;
di Indonesia.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang bersifat yuridis normatif.&#13;
Data diperoleh dari studi kepustakaan atau library research yaitu penelitian yang&#13;
hanya membaca atau menganalisa bahan-bahan hukum primer, sekunder dan&#13;
tersier.&#13;
Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa prinsip Miranda Rule, yang telah&#13;
diakomodir dalam KUHAP, dalam prakteknya di Indonesia tidak dilaksanakan&#13;
dengan baik, yaitu hak untuk menghadirkan dan berkonsultasi dengan penasihat&#13;
hukum sebelum dilakukan pemeriksaan, serta hak untuk disediakan penasihat&#13;
hukum bagi tersangka yang tidak mampu, sedangkan terkait dengan hak untuk&#13;
tidak menjawab atau diam sebelum dilakukan pemeriksaan tidak diatur secara&#13;
jelas dalam KUHAP. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa, masih banyak&#13;
tersangka yang tidak di dampingi oleh penasihat hukum pada saat pemeriksaan,&#13;
dimana dengan tidak di dampinginnya tersangka oleh penasehat hukum,&#13;
menyebabkan penyidik dapat dengan mudah melakukan kekerasan fisik maupun&#13;
psikis terhadap tersangka. Bagi penyidik itu sendiri dapat dituntut dan dikenakan&#13;
pidana penjara atau denda sesuai dengan Pasal 422 KUHP. Tidak di dampinginya&#13;
tersangka oleh penasehat hukum, maka sesungguhnya akan berakibat pada tidak&#13;
sahnya tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Sebagaimana yang terdapat dalam&#13;
Putusan Mahkamah Agung Nomor 1565 K/Pid/1991 tertanggal 16 September&#13;
1993, dalam pertimbangannya menyatakan “ apabila syarat-syarat penyidikan&#13;
tidak dipenuhi, seperti halnya penyidik tidak menunjuk penasihat hukum bagi&#13;
tersangka sejak awal penyidikan, tuntutan Penuntut Umum dinyatakan tidak dapat&#13;
diterima.&#13;
Disarankan agar dalam Revisi KUHAP semua prinsip Miranda Rule dapat&#13;
diterapkan dan adanya sanksi yang jelas apabila prinsip-prinsip Miranda Rule itu&#13;
di abaikan atau dilanggar oleh instansi yang berwenang.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23178</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 10:39:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 11:10:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>