<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23113">
 <titleInfo>
  <title>CYBERBULLYING PADA JEJARING SOSIAL TWITTER (ANALISIS SEMIOTIKA TRENDING TOPIC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yurnalita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian  ini  berjudul  “Cyberbullying  Pada  Jejaring  Sosial  Twitter  (Analisis &#13;
Semiotika  Trending  Topic)”,  yang  bertujuan  untuk  mengetahui  representasi &#13;
makna  cyberbullying  pada  trending  topic  dalam  jejaring  sosial  Twitter.  Dalam &#13;
penelitian  ini,  peneliti  menggunakan  teori  semiotika  Roland  Barthes  berupa &#13;
sinifikansi dua tahap  yaitu denotasi dan konotasi hingga sampai ke tahap mitos. &#13;
Pendekatan dalam  penelitian ini menggunakan  pendekatan kualitatif dengan jenis&#13;
metode  deskriptif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada kondisi objek &#13;
yang alamiah dimana peneliti sebagai instrument kunci dan hasil penelitian lebih &#13;
menekankan  makna  generalisasi.  Objek  penelitian  yakni  makna  denotasi, &#13;
konotasi,  serta  mitos  yang  mengandung  nilai  cyberbullying  pada  trending  topic&#13;
dalam jejaring sosial Twitter. Data primer dikumpulkan  melalui  capture  trending &#13;
topic  bulan Maret hingga Oktober  dan data sekunder dikumpulkan melalui studi &#13;
kepustakaan  yang memiliki relevansi dengan penelitian peneliti.  Hasil penelitian &#13;
ini menunjukkan bahwa  terdapat  empat  tweets cyberbullying  dalam trending topic&#13;
yang  menjadi  unit  analisis  peneliti,  yaitu:  tweets  flaming,  harassment, &#13;
cyberstalking,  dan  denigration.  Meskipun  mitos  pada  cyberbullying  tercermin &#13;
dalam kecenderungan pada berbagai perilaku pengguna dalam mengikuti  trending &#13;
topic  dan  membuat  postingan  tweets,  akan  tetapi  Twitter  tetaplah  media  yang &#13;
bebas  nilai.  Cyberbullying  merupakan  suatu  tindakan  kejahatan,  sebaiknya  para &#13;
pengguna Twitter lebih bijak dalam menggunakan Twitter dan dapat memahami &#13;
dampak yang bisa ditimbulkan dari tindakan tersebut sehingga pengguna Twitter &#13;
dapat mengerti pentingnya menjaga etika dalam menggunakannya.&#13;
Kata Kunci : Twitter, Trending Topic, Cyberbullying.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23113</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-29 23:37:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 09:27:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>