<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23082">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN OBESITAS DENGAN TINGKAT INTELLIGENCE QUOTIENT ANAK SEKOLAH DASAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maulana Base</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Obesitas mempunyai dampak buruk terhadap pertumbuhan dan&#13;
perkembangan anak, termasuk terganggunya fungsi kognitif. Secara fisiologik&#13;
tingginya kadar lemak dalam tubuh akan menghasilkan berbagai macam oksidan&#13;
penyebab terganggunya fungsi kognitif, seperti eicosanoid, dokosanoid,&#13;
lisofosfolipid, reactive oxygen species (ROS), 4-hidroksinonenal (4-HNE ) dan 4hidroksiheksenal&#13;
&#13;
(4-HHE ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui&#13;
hubungan obesitas dengan Intelligence Quotient (IQ) pada anak sekolah dasar. &#13;
Metode: Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan rancangan casecontrol.&#13;
Pengambilan&#13;
data&#13;
dilakukan&#13;
pada&#13;
bulan&#13;
Oktober&#13;
sampai&#13;
November&#13;
2013.&#13;
&#13;
Pengambilan&#13;
&#13;
sampel menggunakan teknik stratified random sampling, dari 583&#13;
anak sekolah dasar didapat 30 anak obesitas dan 30 anak status gizi baik. Data&#13;
dikumpulkan berdasarkan hasil pengukuran antropometri dan tes IQ dengan metode&#13;
Colour Progressive Matrices (CPM). Data dianalisis menggunakan uji Somers D.&#13;
Hasil: Hasil penelitian dari 30 anak obesitas didapatkan 2 anak (7%) berada di&#13;
tingkat IQ diatas rata-rata, 13 anak (43%) berada di tingkat IQ rata-rata, 12 anak&#13;
(40%) berada di tingkat IQ dibawah rata-rata dan 3 anak (10%) berada di tingkat&#13;
IQ terhambat. Dari 30 anak gizi baik, 2 anak (7%) berada di tingkat IQ superior, 14&#13;
anak (47%) berada di tingkat IQ diatas rata-rata, 10 anak (33%) berada di tingkat&#13;
IQ rata-rata dan 4 anak (13%) berada di tingkat IQ dibawah rata-rata.&#13;
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara obesitas dengan tingkat Intelligence&#13;
Quotient (IQ) anak sekolah dasar (z-skor 3,49 &gt; z-tabel 1,96) atau nilai signifikansi &#13;
(0,028 &lt; 0,05) pada uji Somers’D. &#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Obesitas, Intelligence Quotient, Anak</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>23082</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-29 17:32:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-30 14:54:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>