STRATEGI PENGEMBANGAN KLUSTER PERKEBUNAN KOPI DAN TEBU UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STRATEGI PENGEMBANGAN KLUSTER PERKEBUNAN KOPI DAN TEBU UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Aris Zaputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200240003

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi kluster dan strategi pengembangan kluster ekonomi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Acehdi Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tengah dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Dataprimer adalah data diperoleh dari hasil pengamatan langsung melalui objek penelitian. Data sekunder adalah data yang diperoleh dari studi kepustakaan dan pengambilan data dari instansi-instansi terkait seperti Dinas Badan Pusat Statistik Aceh Tengah yang berhubungan dengan penelitian ini.Analisis yang digunakan adalah analisis yang di awali dengan teknikLocationQuotient(LQ)dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan teknik analisa location quotient LQ,dapat diidentifikasi bahwa komoditas yang memiliki nilai LQ>1 menunjukkan Kondisi Eksisting produksi dan Potensi Pengembangan Kopi di Kecamatan Linge, Atu Lintang, Jagong Jeget, Bintang, Lut Tawar, Kebayakan, Pegasing, Bies, Bebesan, Kute Pineng, Silih Nara, Celala, Rusip Antara, sedangkan tebu hanya pada Kecamatan Ketol sebagai komoditas strategis untuk dikembangkan lebih lanjut di Kabupaten Aceh Tengah.Sedangkan posisi strategi pengusaha kopi dan tebu berada pada Posisi strategi agresif yaitu mendukung kebijakan pengusaha, strategi ini dapat digunakan apabila pengusaha tersebut memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang dengan kekuatan yang ada, karena keduanya memiliki selisih nilai terhitung positif yaitu sebesar 1,34 dan 1,31.
Kata Kunci : Strategi Pengembangan Kluster, Perkebunan Kopi dan Tebu

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK