PENGARUH PEMBINAAN TERHADAP NARAPIDANA PENGEDAR NARKOTIKA DITINJAU DARI PERSPEKTIF TUJUAN PEMIDANAAN (PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PEMBINAAN TERHADAP NARAPIDANA PENGEDAR NARKOTIKA DITINJAU DARI PERSPEKTIF TUJUAN PEMIDANAAN (PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A BANDA ACEH)


Pengarang

Willy mirza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1203101010232

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
WILLY MIRZA PENGARUH PEMBINAAN TERHADAP
2016 NARAPIDANA PENGEDAR NARKOTIKA
DITINJAU DARI PERSPEKTIF TUJUAN
PEMIDANAAN (Penelitian di Lembaga
Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vii, 58) pp., tabl., bibl.,app.
Dr. Mohd. Din, S.H., M.H
Seseorang yang dipenjara ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan dan
dilakukan pembinaan. Pasal 2 UU No.12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan
menyebutkan Sistem pemasyarakatan diselenggarakan dalam rangka membentuk
Warga Binaan Pemasyarakatan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari
kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat
diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam
pembangunan, dan dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan
bertanggung jawab. Namun di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh
masih terdapat residivis-residivis pengedar narkotika tiap tahunnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pembinaan di
Lembaga Pemasyarakatan terhadap narapidana pengedar narkotika dan upayaupaya pembinaan oleh petugas Lembaga Pemasyaraktan di Lembaga
Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh.
Data dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan
dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh
data sekunder dengan cara membaca dan menelaah buku-buku, sedangkan
penelitian lapangan dilakukan guna untuk memperoleh data primer melalui
wawancara dengan responden dan informan serta pengambilan data di Lembaga
Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan bagi narapidana pengedar
narkotika tidak berpengaruh. Masih ada narapidana pengedar narkotika yang tidak
menyesali dan tidak mau memperbaiki perbuatannya yang lampau dan setelah
mereka keluar dari penjara masih mau melakukan perbuatannya kembali. Hal
tersebut dikarenakan oleh upaya-upaya pembinaan terhadap narapidana pengedar
narkotika belum semuanya dilakukan di Lembaga Pemasyarakan Banda Aceh.
Adapun upaya-upaya lembaga pemasyarakatan dalam membina narapidana
pengedar narkotika adalah 10 prinsip pokok lembaga pemasyarakatan yang
dilakukan hanya 6 prinsip dan 4 prinsip yang tidak dilakukan. Dan belum ada
bentuk pembinaan khusus bagi narapidana pengedar narkotika di Lembaga
Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh.
Disarankan kepada Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh untuk
melaksanakan program-program pembinaan yang khusus sesuai kebutuhan
narapidana pengedar narkotika guna mencapai tujuan dari pemidanaan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK