TANGGUNG JAWAB ORANG TUA TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DI BAWAH UMUR ( SUATU PENELITIAN DI KOTA SUBULUSSALAM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TANGGUNG JAWAB ORANG TUA TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DI BAWAH UMUR ( SUATU PENELITIAN DI KOTA SUBULUSSALAM)


Pengarang

MAYANG SARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1203101010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
MAYANG SARI, TANGGUNG JAWAB ORANG TUA TERHADAP
PELANGGARAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN
2016 OLEH ANAK DI BAWAH UMUR( Suatu Penelitian di
Kota Subulussalam)
( Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala)
(v, 55), pp, tabl, bibl, app.
Muzakkir Abubakar S.H.,S.U.
Pasal 77 ayat( 1 ) Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas
dan Angkutan Jalan menyatakan: Setiap orang yang mengemudikan kendaraan
bermotor di jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan
jenis kendaraan bermotor yang di kemudikan. Hal ini menunjukkan setiap orang
harus memiliki SIM yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang, namun di
Subulussalam banyak anak-anak yang mengemudi tanpa SIM. Selanjutnya
selayaknya Pasal 1367 KUHPerdata mengatur bahwa “Seorang tidak saja
bertanggung jawab untuk kerugian yang disebabkan perbuatannya sendiri, tetapi
juga untuk kerugian yang disebabkan oleh orang yang menjadi tanggungannya.
Hal ini berarti, terkait tanggung jawab seorang sebagai subjek hukum tidak hanya
mengacu pada kerugian yang disebabkan oleh perbuatannya sendiri. Oleh sebab
itu setiap tindakan anak yang menyebabkan terjadinya kecelakaan dijalan raya
mewajibkan orang tua untuk bertanggung jawab.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui dan menjelaskan faktor
yang menyebabkan seorang anak dapat melakukan perbuatan melawan hukum
dengan cara melakukan pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan kerugian bagi
pihak lain, tanggung jawab orang tua atas kerugian yang ditimbulkan atas
terjadinya kecelakaan, serta untuk menjelaskan penyelesaian dan bentuk ganti rugi
yang diberikan oleh orang tua.
Data dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan
dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan penelaah buku
bacaan dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan masalah yang
diteliti, sehingga menghasilkan data sekunder. Sedangkan penelitian lapangan
dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden
dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor perbuatan melawan
hukum yang dilakukan anak adalah karena faktor kesengajaan dan kelalaian dari
pihak orang tua karena tidak pantasnya orang tua memeberikan hadiah kepada
anak berupa sepeda motor. Orang tua bertanggung jawab atas kerugian yang
diderita korban dengan membayar ganti kerugian. Penyelesaian ganti rugi
terhadap korban kecelakaan dilakukan dengan cara musyawarah atau negosiasi
antara orang tua, tokoh masyarakat, dengan korban yang menuntut sejumlah ganti
rugi yang sesuai dengan kerugian yang diderita oleh pihak korban dilakukan
secara bertahap atau secara tunai.
Disarankan kepada orang tua agar memberikan hadiah sepeda motor
haruslah sesuai dengan kebutuhan anak. Para orang tua harus bertanggung jawab
atas kerugian yang dialami orang lain atas perbutan anaknya. Ganti kerugian yang
diberikan orang tua kepada korban haruslah sesuai dengan kerugian korban.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK