Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
LABELLING DAN REHABILITASI PADA PECANDU NARKOBA (STUDI DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) PROVINSI ACEH)
Pengarang
Risqan Syahira - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1210101010084
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Labelling merupakan pemberian cap/label oleh masyarakat kepada seseorang di karenakan perilaku menyimpang yang kemudian individu cenderung akan melanjutkan penyimpangan tersebut. Orang dengan masalah narkoba dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar bagi kehidupannya dan nilai-nilai budaya bangsa. Pengguna narkoba sebenarnya adalah orang sakit bukan pelaku kejahatan, sehingga membutuhkan pengobatan dan rehabilitasi. Rehabilitasi adalah tempat memberikan pelatihan keterampilan dan pengetahuan bagi pecandu untuk menghindari diri dari narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya label pada pengguna narkoba dan pengaruh label terhadap perilaku penerima label dalam proses rehabilitasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis, dimana informan penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik sampling purposive. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan teori labelling oleh Lemert. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, serta selanjutnya dianalisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses rehabilitasi pemulihan pecandu narkoba diperlukan interaksi antara pecandu dan konselor juga antara konselor dengan keluarga. sehingga keputusan atau hasil akhir dari rehabilitasi adalah dua kondisi yaitu pulih dan relapse. Dengan tingkat resiko relapse sangat tinggi, dibutuhkan pertolongan dari dokter, konselor, keluarga dan teman terdekat akan memberi motivasi dan konseling terhadap kepulihan bagi pecandu. Maka Rehabilitasi adalah cara penyelamatan yang dilakukan oleh pihak BNNP Aceh khususnya bagi para pecandu narkoba dalam pemulihan.
Kata Kunci: Labelling, Rehabilitasi, Pecandu Narkoba
Tidak Tersedia Deskripsi
RELAPSE PADA PECANDU NARKOBA PASCA-REHABILITASI (STUDI PADA PECANDU REHABILITASI DI YAKITA ACEH) (DESI MAULIDA, 2019)
LAYANAN KONSELING DALAM PROSES REHABILITASI NARKOBA DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) PROVINSI ACEH (Sarah Raida, 2017)
EFEKTIVITAS PENERAPAN REHABILITASI BAGI PECANDU NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (MOH RACHEL ARYAWIJAKSANA, 2019)
STRATEGI REHABILITASI YAYASAN SEURAMOE MULYA ACEH PADA PECANDU NARKOBA (Ansyahul Warisyi, 2025)
EFEKTIVITAS MODEL SOSIALISASI OLEH BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI (BNNP) ACEH UNTUK MENGURANGI PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KOTA BANDA ACEH (SUATU PENELITIAN DI KANTOR BNNP ACEH) (DESWITA, 2017)