PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BANDA ACEH


Pengarang

Hendra Susanto - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206103020052

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata kunci: model pembelajaran discovery learning, kemampuan berpikir logis matematis
Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kemampuan berpikir logis menjadi kemampuan yang sangat diperlukan oleh siswa dalam menghadapi perubahan dan tantangan-tantangan kehidupan. Salah satu model pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa adalah model Discovery Learning. Model Discovery Learning mengutamakan kegiatan siswa sendiri dalam menyelidiki dan menemukan, sehingga kemampuan berpikir logisnya dapat meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan peningkatan kemampuan berpikir logis matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran discovery learning dan yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP Negeri 1 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2015/2016 pada semester genap. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah True Eksperimental Design dengan desain Pre-test dan Post-test Control Group. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir logis matematis. Data diperoleh melalui hasil pre-test dan post-test kemampuan berpikir logis matematis. Analisis data dilakukan dengan statistik uji-t satu pihak yaitu pihak kanan pada taraf signifikan ? = 0.05 dan derajat kebebasan (dk) = 54. Berdasakan hasil pengolahan data terhadap N-Gain kemampuan berpikir logis matematis siswa diperoleh nilai t_(hitung )= 3,30 dan nilai t_(tabel )= 1,67 atau t_hitung> t_(tabel ) yaitu 3,30 > 1,67, hal ini berarti H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir logis matematis siswa yang diajarkan dengan model Discovery Learning lebih baik dari siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Peningkatan kemampuan berpikir logis matematis siswa juga dapat dilihat dari rata-rata skor N-Gain masing-masing kelompok, kelas eksperimen nilai rata-rata 0,35, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata 0,03.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK