Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH OMBUDSMAN TERHADAP PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
SRI WAHYUNI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1203101010026
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Sri Wahyuni, PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH
2016 OMBUDSMAN TERHADAP
PENYELENGGARAAN PELAYANAN
KESEHATAN DI KOTA BANDA ACEH
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vi, 55) pp,. tabl,. Bibl,.App.
(Dr. Efendi,S.H,.M.Si.)
Undang-undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI
menyebutkan bahwa, salah satu tugas Ombudsman adalah melakukan upaya
pencegahan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Didalam
Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik di sebutkan
bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pelayanan publik. Kesehatan
merupakan HAM dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan
sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana yang dimaksud dalam
Pancasila dan UUD RI Tahun 1945, Namun pada kenyataannya masih banyak
badan penyelenggara pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh belum maksimal
memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dibuktikan dengan
banyaknya kasus yang dilaporkan ke lembaga Ombudsman.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan pelaksanaan fungsi
pengawasan oleh lembaga Ombudsman RI perwakilan Aceh terhadap pelayanan
kesehatan, Kendala-kendala yang dihadapi lembaga Ombudsman RI wilayah
Aceh dalam melaksanakan pengawasan dibidang kesehatan, dan Upaya
penyelesaian terhadap kendala dalam pengawasan pelayanan kesehatan oleh
lembaga Ombudsman RI perwakilan Aceh.
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini, dilakukan penelitian
kepustakaan dan lapangan. Untuk mendapatkan data sekunder dilakukan dengan
cara membaca peraturan perundang–undangan, karya ilmiah, pendapat para
sarjana, buku-buku dan artikel. Penelitian lapangan dilakukan untuk mendapatkan
data primer yang berhubungan dengan penelitian ini melalui wawancara dengan
responden dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa di Kota Banda Aceh masih
terjadi maladministrasi dibidang pelayanan kesehatan, dibuktikan dengan aduan
masyarakat terhadap penyelenggara pelayanan kesehatan, Ombudsman sebagai
lembaga pengawas penyelenggara pelayanan kesehatan melakukan pengawasan
secara persuasif, dalam menjalankan tugasnya Ombudsman mengalami kendala
kendala seperti luasnya wilayah kerja, asisten dan pekerja sedikit, serta banyaknya
aduan masyarakat menyebabkan penyelesaiannya lama dan Ombudsman juga
melakukan upaya penyelesaian kendala dengan mengacu pada kendala-kendala
yang dialami dalam melakukan pengawasan pelayanan kesehatan.
Disarankan kepada Pemerintah agar memberikan penambahan anggota di
Kantor Ombudsman RI perwakilan Aceh, agar setiap laporan lebih cepat
terselesaikan, guna menghindari maladministrasi-maladministrasi lainnya di
sebabkan banyaknya kasus yang tidak selesai.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSEPSI PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH TERHADAP PERAN PENGAWASAN OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN ACEH (KAJIAN TERHADAP DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA DAN DINAS KESEHATAN KOTA BANDA ACEH) (Vina Andia Ratna, 2017)
UPAYA OMBUDSMAN PERWAKILAN ACEH DALAM PENCEGAHAN MALADMINISTRASI DI KABUPATEN BENER MERIAH (MEDI PRASETIAWAN, 2020)
PENGAWASAN OMBUDSMAN ACEH TERHADAP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI KOTA BANDA ACEH (TARISSA HUMAIRA, 2025)
PERAN OMBUDSMAN RI PERWAKILAN ACEH DALAM MENGAWASI KINERJA PEMERINTAH DI KOTA BANDA ACEH (T. Fitra Yusriwan, 2018)
EKSISTENSI OMBUDSMAN PERWAKILAN ACEH TERHADAP PENGAWASAN PELAYANAN PUBLIK DI KOTA BANDA ACEH (afwani, 2014)