<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22931">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH GETARAN TANAH (GROUND VIBRATION) DARI OPERASI PELEDAKAN TERHADAP KESTABILAN LERENG QUARRY 1 PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ulfa Riani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Untuk menunjang aktivitas penambangan, kegiatan peledakan biasanya  digunakan untuk memberaikan material keras. Pada peledakan dihasilkan energi sisa yang berpotensi mengganggu kestabilan lereng disekitarnya terutama dalam bentuk getaran tanah. Untuk mendapatkan gambaran mengenai pengaruh getaran tanah akibat peledakan terhadap kestabilan lereng, dilakukan penelitian terhadap kegiatan peledakan di quarry 1 PT Lafarge Cement Indonesia pada bulan April-Mei 2016. Dari pengolahan data, diperoleh scaled distance dan faktor keamanan lereng. Data tersebut kemudian dianalisis untuk memperoleh hubungan scaled distace terhadap peak particle acceleration (PPA) yang dialami lereng, percepatan pada saat faktor keamanan 1,3 (percepatan kritis), batas maksimum peak particle acceleration (PPA) yang dapat diterima lereng, serta batas maksimum muatan bahan peledak yang meledak bersamaan dalam suatu interval waktu.&#13;
Dari analisis data diperoleh percepatan kritis dan  peak particle acceleration (PPA) lereng  keseluruhan yakni, 0.260 g dan  0.1347 g. Sedangkan batas maksimum muatan bahan peledak yang meledak bersamaan dalam suatu interval waktu dinyatakan oleh persamaan&#13;
W=  D^2/62.010&#13;
Setelah membandingkan antara faktor keamanan lereng akibat getaran peledakan dan faktor keamanan standar yang telah ditetapkan KepMen PU. No.378/KPTS/1987 yakni 1,3, ternyata faktor keamanan lereng Quarry 1 PT. Lafarge Cement Indonesia tersebut masih lebih tinggi dan lereng dapat dikatakan aman&#13;
 &#13;
Kata Kunci: Ground vibration, Peak particle velocity, Scaled distance , Factor of safety.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22931</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-29 01:44:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-29 09:27:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>