<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22918">
 <titleInfo>
  <title>PROSES ADAPTASI BUDAYA MAHASISWA NON-ACEH SAAT MENJALANKAN KULIAH KERJA NYATA (KAJIAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA TERHADAP MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Iqbal Caesar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul “Proses Adaptasi Budaya Mahasiswa Non-Aceh Saat menjalankan Kuliah Kerja Nyata (Kajian Komunikasi Antarbudaya terhadap Mahasiswa Universitas Syiah Kuala)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gejala dan bentuk-bentuk gegar budaya yang timbul pada mahasiswa non-Aceh serta upaya-upaya yang dilakukan untuk beradaptasi dengan lingkungan kuliah kerja nyata (KKN) mereka. Penelitian ini menggunakan teroi ineraksionisme simbolik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan dengan menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi (pengamatan) non-partisipan terhadap informan dalam penelitian ini. Informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang yang berasal dari fakultas-fakultas berbeda di Universitas Syiah Kuala. Informan dipilih secara acak dengan menggunakan kriteria berupa mahasiswa non-Aceh yang telah menyelesaikan mata kuliah KKN. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap informan mengalami gegar budaya saat menjalankan KKN. Gegar budaya masih dialami meski para informan sudah lama menetap di Banda Aceh karena perbedaan budaya yang dimiliki pada lingkungan KKN masing-masing informan. Bentuk-bentuk gegar budaya yang dialami meliputi penampilan, bahasa yang digunakan dan adat-istiadat yang berlaku di lingkungan KKN. Para informan melakukan adaptasi untuk mengatasi gegar budaya dengan berinteraksi, mengikuti kebiasaan masyarakat dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan selama KKN berjalan. Kendala bahasa sehari-hari yang berbeda dengan di lingkungan sebelumnya diatasi dengan menggunakan bahasa non-verbal seperti memberi isyarat juga dengan meminta bantuan teman kelompok KKN atau masyarakat yang mengerti dan bisa menerjemahkan bahasa tersebut.&#13;
Kata Kunci : Proses Adaptasi budaya, Mahasiswa Non-Aceh, Kuliah Kerja Nyata, Komunikasi Antarbudaya&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22918</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-28 23:47:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-29 14:15:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>