PERBANDINGAN KUALITAS MIKROBIOLOGI AIR MINUM ISI ULANG DITINJAU DARI PROSES REVERSE OSMOSIS DAN PROSES ULTRAVIOLET DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN KUALITAS MIKROBIOLOGI AIR MINUM ISI ULANG DITINJAU DARI PROSES REVERSE OSMOSIS DAN PROSES ULTRAVIOLET DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH


Pengarang

Dania Saraswati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1407101030090

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Escherichia coli merupakan indikator untuk memonitor kualitas air minum
bahwa air tersebut sudah terkontaminasi dengan polusi kotoran. Kebutuhan
masyarakat terhadap air minum semakin meningkat seiring dengan cepatnya
pertumbuhan jumlah penduduk, sehingga pada saat ini masyarakat memenuhi
kebutuhan air minum dengan air minum isi ulang. Untuk memenuhi syarat
mikrobiologis agar air minum isi ulang ini layak dikonsumsi, maka sesuai Permenkes
RI No.492/Menkes/Per/IV/2010, E. coli pada air minum isi ulang harus 0/100 ml
sampel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kualitas
mikrobiologi air minum isi ulang yang ditinjau dari proses reverse osmosis dan
proses ultraviolet. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi laboratorik
dengan metode MPN ( Most Probable Number) untuk menilai jumlah E. coli pada air
minum isi ulang dan membandingkan jumlah bakteri E. coli di antara depot air
minum isi ulang berdasarkan jenis pengolahannya. Sampel air minum isi ulang
diambil dari depot air minum isi ulang yang sama tetapi dengan dua jenis pengolahan
yang berbeda, yaitu 15 depot air minum isi ulang kelompok RO dengan proses
reverse osmosis dan 15 depot air minum isi ulang kelompok UV dengan proses
ultraviolet. Dari hasil penelitian ini diperoleh total sampel yang menunjukkan hasil
positif adanya bakteri E. coli untuk kelompok RO sebanyak 40%, dan kelompok UV
sebanyak 47%. Berdasarkan nilai MPN, untuk depot air minum isi ulang kelompok
RO jumlah cemaran E. coli tertinggi adalah 5/100 ml dan terkecil 0/100 ml,
sedangkan kelompok U nilai E. coli tertinggi adalah 21/100 ml dan terkecil 0/100 ml
sampel. Hasil uji T Paired Two Sample dari perbandingan jumlah E. coli air minum
isi ulang berdasarkan nilai MPN antara kedua kelompok pengolahan air minum isi
ulang menunjukkan nilai t hitung < t tabel (1,479 < 1,761). Dapat disimpulkan
bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara jumlah E. coli depot air
minum isi ulang kelompok reverse osmosis dengan kelompok ultraviolet.
Kata kunci :E. coli di air minum isi ulang, reverse osmosis, ultraviolet

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK