<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22781">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGASI HIDROKARBON DANGKAL MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER – SCHLUMBERGER DI KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riva Daulica</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Metode geolistrik tahanan jenis merupakan salah satu dari metode geofisika yang dapat mendeteksi aliran listrik di bawah permukaan bumi. Salah satu aplikasi metode geolistrik tahanan jenis adalah dapat mengidentifikasi keberadaan hidrokarbon dangkal. Penelitian ini menggunakan konfiguragi Wenner-Schlumberger. Metode Wenner-Schlumberger adalah metode dengan sistem aturan spasi yang konstan dengan faktor pengali “n” sebagai jarak. Instrumen yang digunakan adalah resistivity meter yang dilengkapi dengan empat buah elektroda yang memiliki kemampuan dalam pembacaan output respon tegangan akibat arus yang diinjeksikan kedalam permukaan tanah. Dalam penelitian ini digunakan software Res2Dinv untuk memetakan isoresistivity 2D di bawah permukaan yang diukur. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai resistivitas pada area penelitian lintasan I dan II bahwa permukaan daerah penelitian merupakan lempung. Pada lintasan I pada jarak 168m-192m terdapat minor faults yang diduga sebagai jalur naiknya minyak bumi ke permukaan, sehingga terjadinya rembesan minyak bumi ke permukaan. Pada area rembesan minyak bumi nilai resistivitas yang diperoleh berkisar antara 6?m – 30?m. Pada lintasan ke II minor faults terdapat pada jarak lintasan 120m pada kedalaman 9m. Pada lintasan  ke III pengukuran ini dilakukan diluar anomali, hasil yang didapat lapisan ini terdapat lempung dengan nilai resistivitas rendah.&#13;
Kata kunci : Metode Golistrik, Wenner-Schlumberger, hidrokarbon, minor fault.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22781</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-28 00:53:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-29 11:07:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>