<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22766">
 <titleInfo>
  <title>PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN KOSMETIK YANG TIDAK TERDAFTAR PADA BADAN PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN (BPOM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MELVI SALSABIL AZRIANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Melvi Salsabil Azrianda,  PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP &#13;
PENGGUNAAN KOSMETIK YANG TIDAK &#13;
TERDAFTAR PADA BADAN PENGAWASAN &#13;
OBAT DAN MAKANAN (BPOM)&#13;
2016  (Suatu Penelitian di Kota Banda Aceh)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(vi , 66) pp,. tabl ,. bibl,. app.&#13;
RISMAWATI, S.H., M.Hum.&#13;
Pasal 4 huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang &#13;
Perlindungan Konsumen (UUPK) telah mengatur sejumlah hak konsumen dimana &#13;
konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam &#13;
mengkonsumsi barang  dan/atau jasa. Hal ini ditegaskan dalam  Pasal  1 ayat 2 &#13;
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor &#13;
1175/MENKES/PER.VIII/2010 Tentang Izin Kosmetik menyebutkan bahwa &#13;
kosmetik yang beredar harus memenuhi persyaratan mutu, keamanan, dan &#13;
kemanfaatan.  Namun dalam kenyataannya masih ditemukan kosmetik yang &#13;
beredar tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini  untuk  menjelaskan  perlindungan hukum bagi &#13;
konsumen  terhadap peredaran kosmetik yang tidak terdaftar BPOM, fakto r yang &#13;
menyebabkan terjadinya peredaran kosmetik yang tidak terdaftar BPOM dan &#13;
upaya pemerintah dalam melindungi kepentingan konsumen produk kosmetik &#13;
yang tidak terdaftar pada BPOM.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang bersifat yuridis empiris, &#13;
yaitu suatu penelitian ilmiah untuk menemukan kebenaran berdasarkan penelitian &#13;
pelaksanaan di lapangan dengan mengacu pada keilmuan hukum yang menggunakan &#13;
metode pendekatan penelitian lapangan (field  research) dan kepustakaan (library &#13;
research).  Penelitian  lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui &#13;
wawancara dengan responden dan informan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian  diketahui  bahwa Perlindungan  Hukum &#13;
terhadap  pengguna  kosmetik tidak terdaftar pada BPOM pemerintah &#13;
mengeluarkan  Peraturan Perundang-Undangan  terkait perlindungan konsumen &#13;
pengguna kosmetik.Namun, pengguna kosmetik belum terlindungi karena &#13;
pemerintah belum bisa menghentikan kosmetik tersebut beredar. Produk kosmetik &#13;
tersebut beredar karena faktor  kosmetik berasal dari luar negeri masuk melalui pelabuhan &#13;
tidak resmi, mahalnya syarat untuk pendaftaran, tingginya permintaan pasar, &#13;
ketidaktahuan masyarakat akan bahaya kosmetik tidak terdaftar BPOM, kurangnya &#13;
kesadaran hukum dan faktor kurang tegasnya sanksi.  Upaya pemerintah dalam &#13;
melindungi kepentingan  konsumen  melakukan program  pemberdayaan &#13;
masyarakat/produsen, Meningkatkan pengawasan, dan penjatuhan sanksi.&#13;
Disarankan kepada pelaku usaha agar dalam melaksanakan kegiatan &#13;
usahanya haruslah mematuhi segala peraturan dan prosedur yang  berlaku. Kepada &#13;
konsumen agar  lebih  teliti dalam  memilih  produk,  serta memperhatikan hak dan &#13;
kewajibannya sebagai konsumen.  Kepada BBPOM  agar dalam melakukan &#13;
pengawasan BBPOM juga mengawasi kosmetik di tempat penjualan pakaian dan &#13;
BBPOM tidak hanya mengawasi penjual kosmetik tetapi juga melakukan &#13;
pengawasan pada distributor.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22766</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-27 15:56:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-28 09:38:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>